Tersengat Listrik Saat Pasang Atap Baja Ringan, Pekerja di Wonosobo Alami Luka Bakar 80 Persen

- Penulis

Senin, 27 Oktober 2025 - 09:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Korban saat menjalani perawatan kesehatan di rumah sakit di Wonosobo.

i

Korban saat menjalani perawatan kesehatan di rumah sakit di Wonosobo.

WONOSOBO – Seorang pekerja tersengat listrik di Wonosobo saat memasang atap baja ringan di sebuah gudang sembako di kawasan Kramatan, pada Kamis (23/10/2025).

Korban bernama Susanto (40), warga Kelurahan Wonokerso, Kecamatan Wonosobo, mengalami luka bakar serius hingga 80 persen akibat sengatan listrik bertegangan menengah milik PLN.

Kasubsi Penmas Sie Humas Polres Wonosobo, Aipda Nanang D.P. Wibowo, menjelaskan bahwa peristiwa pekerja tersengat listrik di Wonosobo terjadi ketika korban sedang bekerja di lantai dua gedung gudang. Lokasi area kerja diketahui berjarak sekitar satu meter dari kabel listrik tegangan menengah.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Diduga korban hilang keseimbangan saat bekerja sehingga bagian punggung tangannya menyentuh kabel listrik tersebut dan langsung tersengat arus listrik,” ujar Aipda Nanang, Jumat (24/10/2025).

Baca Juga:  Kakek 75 Tahun Asal Kalibawang Dilaporkan Hilang Usai Pamit ke Rumah Anak

Setelah menerima laporan warga, polisi segera mendatangi lokasi kejadian. Korban pekerja tersengat listrik Wonosobo kemudian dilarikan ke RSUD Setjonegoro Wonosobo untuk mendapat penanganan medis intensif.

“Berdasarkan pemeriksaan awal, korban mengalami luka bakar sekitar 80 persen akibat sengatan listrik,” tambahnya.

Polisi bersama pihak PLN masih melakukan pemeriksaan di lokasi untuk mengetahui penyebab pasti kejadian pekerja tersengat listrik Wonosobo tersebut.

Penyelidikan juga mencakup pengecekan ulang jarak aman antara kabel tegangan menengah dengan area bangunan guna mencegah terjadinya kecelakaan kerja sejenis.

Aipda Nanang menegaskan pentingnya memperhatikan prosedur keselamatan kerja ketika berada di dekat sumber listrik terbuka.

“Kami mengimbau masyarakat, khususnya para pekerja konstruksi, agar menggunakan alat pelindung diri dan tidak bekerja terlalu dekat dengan kabel listrik aktif,” ujarnya.

Baca Juga:  Satlantas Wonosobo dan PUPR Tinjau Jalur Wisata Dieng, Siapkan Arus Nataru 2025

Sementara itu, warga sekitar, Suhardi Raharjo, menyebut sempat mendengar suara ledakan dari arah gudang sebelum kejadian.

“Saya dengar seperti suara ledakan. Setelah itu banyak orang berlarian ke lokasi. Saya lihat ada tiga orang yang bekerja di atas, tapi yang tersengat cuma satu,” ungkap Suhardi.

Menurut warga setempat, kejadian pekerja tersengat listrik di Wonosobo bukan kali pertama terjadi. Beberapa tahun lalu, insiden serupa juga pernah menimpa warga yang tengah memasang antena televisi dan tidak menyadari keberadaan kabel listrik di atasnya.

Setelah kejadian, warga sempat memadati area sekitar gudang hingga arus lalu lintas di Jalan Kramatan sempat tersendat. Namun, polisi telah mengamankan lokasi dan memastikan situasi kembali kondusif.

Editor : A. Nandar

Follow WhatsApp Channel diengpost.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Viral Kesalahan Juri, MPR Minta Maaf Atas Insiden Penilaian LCC Empat Pilar 2026 Kalbar
Kemendikdasmen Beri Kepastian Nasib Guru Non-ASN hingga 2026
Cegah Pola Berulang Kasus Pencabulan Santriwati Pati, Satgas Khusus Pesantren Mendesak Dibentuk
Kasus Pencabulan Santriwati Pati: Polresta Pati Periksa Pengasuh Ponpes yang Jadi Tersangka
KRI Bima Suci Tiba di Singapura: Kapal Latih TNI AL Perkuat Diplomasi Maritim
Fakta Baru Kekerasan Daycare Yogyakarta: Pengasuh Sebut Ada Perintah Atasan
Kasus Kekerasan Daycare Yogyakarta: Polisi Tetapkan 13 Tersangka Termasuk Pengelola
Update Kasus Penganiayaan Anak di Banda Aceh: Enam Saksi Beri Keterangan

Berita Terkait

Selasa, 12 Mei 2026 - 07:37 WIB

Viral Kesalahan Juri, MPR Minta Maaf Atas Insiden Penilaian LCC Empat Pilar 2026 Kalbar

Sabtu, 9 Mei 2026 - 19:51 WIB

Kemendikdasmen Beri Kepastian Nasib Guru Non-ASN hingga 2026

Jumat, 8 Mei 2026 - 11:16 WIB

Cegah Pola Berulang Kasus Pencabulan Santriwati Pati, Satgas Khusus Pesantren Mendesak Dibentuk

Rabu, 6 Mei 2026 - 07:23 WIB

Kasus Pencabulan Santriwati Pati: Polresta Pati Periksa Pengasuh Ponpes yang Jadi Tersangka

Kamis, 30 April 2026 - 10:43 WIB

Fakta Baru Kekerasan Daycare Yogyakarta: Pengasuh Sebut Ada Perintah Atasan

Berita Terbaru