Presiden Prabowo Targetkan 1.000 Desa Nelayan Terintegrasi Beroperasi pada 2026

- Penulis

Minggu, 15 Februari 2026 - 22:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden Prabowo dalam forum Indonesia Economic Outlook 2026 di Auditorium Wisma Danantara Indonesia, Jakarta, Jumat (13/2/2026).

i

Presiden Prabowo dalam forum Indonesia Economic Outlook 2026 di Auditorium Wisma Danantara Indonesia, Jakarta, Jumat (13/2/2026).

JAKARTA, DiengPost.com — Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan komitmennya untuk memperkuat sektor kelautan nasional melalui pembangunan desa-desa nelayan secara terintegrasi. Pada 2026, pemerintah menargetkan 1.000 desa nelayan beroperasi, sebagai bagian dari target jangka panjang membangun 5.000 desa nelayan hingga 2029.

Hal ini disampaikan Presiden Prabowo dalam pidatonya pada forum Indonesia Economic Outlook 2026 di Auditorium Wisma Danantara Indonesia, Jakarta, Jumat (13/2/2026).

“Selama Republik Indonesia berdiri, nelayan-nelayan kita belum pernah dapat perhatian. Mereka kesulitan mendapatkan es, solar, bahkan akses ke pasar. Ini yang akan kita ubah,” tegas Presiden.

Setiap desa nelayan akan dilengkapi dengan fasilitas pendukung seperti pabrik es, cold storage, dermaga, kapal, dan kendaraan operasional. Program ini dirancang dalam skema koperasi, bukan bantuan cuma-cuma.

“Semua ini bukan hand out. Kita organisasi dalam koperasi. Pengeluaran mereka akan dibayar kembali ke bank dan pemerintah,” jelasnya.

Baca Juga:  Menkeu : Gentengisasi Tak Sampai Rp1 Triliun, Pemerintah Siapkan Skema Pendanaan

Presiden juga memastikan bahwa nelayan akan mendapatkan kelonggaran dalam pengembalian investasi, dengan tenor hingga 12 tahun. Menurutnya, skema ini adil karena pelaku usaha besar pun kerap mendapat fasilitas serupa.

Selain itu, pemerintah juga mempercepat pembentukan Koperasi Merah Putih sebagai penggerak ekonomi desa. Ratusan koperasi ditargetkan mulai beroperasi dalam waktu dekat, dengan total hampir 30.000 koperasi dan gudang dalam tahap pembentukan.

Editor : A. Nandar

Sumber Berita: Kementerian Sekretariat Negara RI

Follow WhatsApp Channel diengpost.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

KPK Tetapkan Ajudan dan Bupati Tulungagung Jadi Tersangka Korupsi
Viral Video Sepeda Motor BGN, Dadan Hindayana Beri Klarifikasi
Rupiah Tembus Rp17.000, Airlangga Sebut Mata Uang Lain Juga Melemah
Presiden Prabowo Beri Penghormatan Terakhir bagi Prajurit TNI Gugur di Lebanon
Menkeu Purbaya Jamin Harga BBM Bersubsidi Tidak Naik hingga Akhir 2026
Menteri Purbaya Siapkan Tambahan Subsidi Energi Nasional Rp100 Triliun
Pemerintah Tegaskan Harga BBM Tidak Naik Baik Subsidi Maupun Non-Subsidi
Prabowo Tegaskan Kasus Penyiraman Air Keras Aktivis Kriminal Serius

Berita Terkait

Minggu, 12 April 2026 - 23:28 WIB

KPK Tetapkan Ajudan dan Bupati Tulungagung Jadi Tersangka Korupsi

Kamis, 9 April 2026 - 10:02 WIB

Viral Video Sepeda Motor BGN, Dadan Hindayana Beri Klarifikasi

Rabu, 8 April 2026 - 07:24 WIB

Rupiah Tembus Rp17.000, Airlangga Sebut Mata Uang Lain Juga Melemah

Selasa, 7 April 2026 - 14:11 WIB

Presiden Prabowo Beri Penghormatan Terakhir bagi Prajurit TNI Gugur di Lebanon

Selasa, 7 April 2026 - 07:20 WIB

Menkeu Purbaya Jamin Harga BBM Bersubsidi Tidak Naik hingga Akhir 2026

Berita Terbaru