Menkeu : Gentengisasi Tak Sampai Rp1 Triliun, Pemerintah Siapkan Skema Pendanaan

- Penulis

Kamis, 5 Februari 2026 - 11:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa.

i

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa.

JAKARTA, DiengPost.com — Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memastikan bahwa anggaran untuk program gentengisasi nasional yang digagas Presiden Prabowo Subianto tidak akan melebihi Rp1 triliun. Program ini bertujuan mengganti atap rumah berbahan seng dengan genteng tanah liat guna memperindah wajah permukiman di Indonesia.

“Gentengisasi enggak sampai Rp1 triliun,” ujar Purbaya kepada wartawan di Jakarta, Selasa (3/2/2026).

Menurut Purbaya, anggaran program ini relatif kecil karena hanya menyasar rumah-rumah yang masih menggunakan atap seng. Ia menilai, jumlah rumah dengan atap seng tidak terlalu banyak, sehingga kebutuhan anggaran masih dalam batas wajar.

“Yang diganti yang pakai seng, paling hanya berapa puluh persen. Jadi harusnya angkanya lebih kecil. Ini kan masih hitungan kasar sekali, bisa dikendalikan angkanya,” jelasnya.

Terkait sumber pendanaan, Purbaya menyebut pemerintah masih memiliki ruang cadangan fiskal yang bisa dimanfaatkan. Salah satu opsi yang dipertimbangkan adalah alokasi dari cadangan program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Baca Juga:  Presiden Prabowo Dorong Gerakan Nasional Gentengisasi, Percantik Wajah Indonesia

“Ada kemungkinan dari situ (MBG). Ada kemungkinan dari tempat lain,” tambahnya.

Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto menggulirkan gagasan gerakan nasional gentengisasi saat membuka Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pemerintah Pusat dan Daerah di Sentul, Kabupaten Bogor, Senin (2/2/2026). Ia menilai atap seng membuat lingkungan terlihat kumuh, panas, dan tidak nyaman.

Editor : A. Nandar

Sumber Berita: ANTARA

Follow WhatsApp Channel diengpost.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Prabowo Resmi Lantik Sudaryono Jadi Kepala BGN
Kado Budaya ke 18 Soroti Tantangan Kebudayaan dan Krisis Lingkungan
Kasad Sebut Lulusan Seskoad Angkatan Darat Harus Siap Hadapi Tantangan Masa Depan
Perkuat Sinergi Informasi TNI AD, Dispenad Gelar Silaturahmi Hangat Bersama Awak Media Massa
Viral Kesalahan Juri, MPR Minta Maaf Atas Insiden Penilaian LCC Empat Pilar 2026 Kalbar
Kemendikdasmen Beri Kepastian Nasib Guru Non-ASN hingga 2026
Cegah Pola Berulang Kasus Pencabulan Santriwati Pati, Satgas Khusus Pesantren Mendesak Dibentuk
Kasus Pencabulan Santriwati Pati: Polresta Pati Periksa Pengasuh Ponpes yang Jadi Tersangka

Berita Terkait

Rabu, 22 Juli 2026 - 21:23 WIB

Prabowo Resmi Lantik Sudaryono Jadi Kepala BGN

Senin, 22 Juni 2026 - 07:09 WIB

Kado Budaya ke 18 Soroti Tantangan Kebudayaan dan Krisis Lingkungan

Minggu, 14 Juni 2026 - 06:57 WIB

Kasad Sebut Lulusan Seskoad Angkatan Darat Harus Siap Hadapi Tantangan Masa Depan

Minggu, 31 Mei 2026 - 18:32 WIB

Perkuat Sinergi Informasi TNI AD, Dispenad Gelar Silaturahmi Hangat Bersama Awak Media Massa

Selasa, 12 Mei 2026 - 07:37 WIB

Viral Kesalahan Juri, MPR Minta Maaf Atas Insiden Penilaian LCC Empat Pilar 2026 Kalbar

Berita Terbaru

Sudaryono saat dilantik sebagai Kepala BGN di Istana Negara Jakarta.

Nasional

Prabowo Resmi Lantik Sudaryono Jadi Kepala BGN

Rabu, 22 Jul 2026 - 21:23 WIB