JAKARTA – Pemerintah memastikan penanganan bencana di berbagai daerah terdampak berjalan cepat, terkoordinasi, dan berlandaskan kolaborasi lintas sektor.
Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian menegaskan langkah konkret pemerintah pusat bersama pemerintah daerah dalam mempercepat bantuan, pemulihan layanan dasar, serta pembangunan hunian bagi korban.
Hal itu disampaikan Tito dalam konferensi pers di Posko Terpadu Penanggulangan Bencana Alam, Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta, Jumat (19/12/2025).
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Anggaran belanja tidak terduga untuk 52 kabupaten/kota dan provinsi, sebesar Rp268 miliar, sudah diterima oleh tiga provinsi yang terkena dampak langsung,” ujar Tito.
Selain bantuan dari pemerintah pusat, Tito menyebut dukungan juga datang dari pemerintah daerah di berbagai wilayah. Solidaritas antar daerah ini diwujudkan dalam bentuk bantuan dana maupun logistik untuk memperkuat upaya percepatan penanganan bencana.
“Total bantuan daerah mencapai sekitar Rp43 miliar, ditambah dukungan dari Asosiasi Pemerintah Kabupaten Indonesia (APKASI) yang dipimpin Bupati Lahat Bursah Zarnubi sebesar Rp5 miliar. Jadi totalnya kurang lebih Rp48 miliar,” kata Tito.
Layanan Administrasi Kependudukan Dipercepat Tanpa Biaya
Kemendagri, lanjut Tito, juga mempercepat pemulihan layanan administrasi kependudukan bagi warga terdampak. Sebanyak sembilan tim dari Direktorat Jenderal Dukcapil telah dikerahkan ke tiga provinsi sejak 10 Desember untuk membantu pengurusan dokumen-dokumen warga yang hilang akibat bencana.
Editor : A. Nandar
Sumber Berita: Kementerian Sekretariat Negara RI
Halaman : 1 2 Selanjutnya
































Tinggalkan Balasan