40 Admin Ikuti Pelatihan Optimalisasi Layanan Aduan dan Pengelolaan Media Sosial

- Penulis

Sabtu, 11 Oktober 2025 - 02:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dalam rangka meningkatkan kualitas pelayanan publik yang profesional, transparan, dan responsif, Pemerintah Kabupaten Wonosobo melalui Dinas Komunikasi dan informatika menyelenggarakan kegiatan Peningkatan kapasitas Pengelola Media Sosial dan Pengaduan Masyarakat, bertempat di Dewani Resto, Selasa (7/10/2025).

Asisten Administrasi Umum Sekretariat Daerah Kabupaten Wonosobo, dr. Mohammad Riyanto, dalam sambutannya menekankan pentingnya keterampilan komunikasi publik yang baik, pengelolaan media sosial yang bijak, serta penanganan aduan masyarakat yang cepat dan transparan.

“Sebagai penyampai pesan, kita harus memastikan bahwa pesan tersebut mudah diterima dan tepat sasaran. Media sosial bukan sekadar sarana berbagi informasi, tetapi juga merupakan representasi diri, citra, dan cerminan instansi. Maka dari itu, kita harus bijak dalam mengelolanya, menjaga etika, serta bersikap responsif dalam menangani pengaduan masyarakat,” ujar dr. Riyanto.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kegiatan ini, menegaskan komitmen Pemkab dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia pengelola komunikasi publik, serta memastikan bahwa setiap kanal komunikasi yang dikelola pemerintah mampu menjadi jembatan yang efektif antara pemerintah dan masyarakat.

Baca Juga:  Pemkab Kebumen Salurkan Hibah dan Bantuan Keuangan Desa Senilai Rp22,36 Miliar

“Kegiatan ini bukan hanya sebuah pelatihan teknis, namun juga langkah nyata menuju tata kelola pemerintahan yang lebih transparan, partisipatif, dan responsif, sesuai dengan dinamika zaman dan ekspektasi masyarakat Wonosobo,”pungkasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika kabupaten Wonosobo Kristhiana Dhewi, menambahkan, pelatihan ini bagian dari upaya meningkatkan kompetensi pengelola media sosial dan pengaduan, agar mampu menjalankan tugasnya secara profesional dan adaptif terhadap perkembangan teknologi informasi.

“Kami ingin memastikan bahwa setiap pengelola komunikasi publik di lingkungan pemerintah daerah memiliki kemampuan yang mumpuni, tidak hanya dalam menyampaikan informasi, tetapi juga dalam merespon aduan masyarakat secara cepat, tepat, dan akuntabel,” tutur Dhewi.

Lebih lanjut, Dhewi menjelaskan Kegiatan yang diikuti 40 peserta, terdiri dari 25 admin pengelola media sosial dan aduan dari perangkat daerah, yaitu Sekretariat Daerah, Inspektorat, Dinas, Badan, RSUD, dan 15 admin dari tingkat kecamatan di seluruh wilayah Kabupaten Wonosobo.

Baca Juga:  Kakek 75 Tahun Asal Kalibawang Dilaporkan Hilang Usai Pamit ke Rumah Anak

Dengan menggandeng praktisi komunikasi sekaligus pakar public speaking, Aris Widianto beserta tim, para peserta mendapatkan materi interaktif dan aplikatif yang dirancang untuk meningkatkan profesionalitas dalam mengelola komunikasi publik.

Materi pelatihan mencakup tiga ruang lingkup utama, yakni teknik Public Speaking, Komunikasi Efektif, strategi optimalisasi Media Sosial Pemerintah dan Mekanisme penanganan Aduan Masyarakat.

Melalui kegiatan ini, Dhewi berharap dapat memberikan dampak nyata, dalam pengelolaan media sosial yang lebih menarik dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Juga tersusunnya sistem tanggapan atas aduan yang lebih efektif, cepat, dan mengedepankan solusi. Sehingga terbangunnya citra positif Pemerintah Kabupaten Wonosobo sebagai institusi yang terbuka, adaptif, dan terpercaya.

Penulis : Pemkab Wonosobo

Follow WhatsApp Channel diengpost.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

KPK Tetapkan Ajudan dan Bupati Tulungagung Jadi Tersangka Korupsi
Viral Video Sepeda Motor BGN, Dadan Hindayana Beri Klarifikasi
Rupiah Tembus Rp17.000, Airlangga Sebut Mata Uang Lain Juga Melemah
Presiden Prabowo Beri Penghormatan Terakhir bagi Prajurit TNI Gugur di Lebanon
Menkeu Purbaya Jamin Harga BBM Bersubsidi Tidak Naik hingga Akhir 2026
Menteri Purbaya Siapkan Tambahan Subsidi Energi Nasional Rp100 Triliun
Pemerintah Tegaskan Harga BBM Tidak Naik Baik Subsidi Maupun Non-Subsidi
Prabowo Tegaskan Kasus Penyiraman Air Keras Aktivis Kriminal Serius
Tag :

Berita Terkait

Minggu, 12 April 2026 - 23:28 WIB

KPK Tetapkan Ajudan dan Bupati Tulungagung Jadi Tersangka Korupsi

Kamis, 9 April 2026 - 10:02 WIB

Viral Video Sepeda Motor BGN, Dadan Hindayana Beri Klarifikasi

Rabu, 8 April 2026 - 07:24 WIB

Rupiah Tembus Rp17.000, Airlangga Sebut Mata Uang Lain Juga Melemah

Selasa, 7 April 2026 - 14:11 WIB

Presiden Prabowo Beri Penghormatan Terakhir bagi Prajurit TNI Gugur di Lebanon

Selasa, 7 April 2026 - 07:20 WIB

Menkeu Purbaya Jamin Harga BBM Bersubsidi Tidak Naik hingga Akhir 2026

Berita Terbaru