PURWOREJO – Dalam upaya memperkuat transparansi dan mempererat hubungan dengan insan pers, Samsat Purworejo menggelar forum silaturahmi bersama media lokal, Selasa (21/10/2025).
Pertemuan ini menjadi langkah strategis untuk membangun sinergi antara lembaga publik dan media dalam menyampaikan informasi yang akurat kepada masyarakat.
Kepala UPPD Samsat Purworejo, Hartono, menyampaikan pentingnya keterbukaan informasi sebagai bagian dari pelayanan publik yang baik. Ia menegaskan, media memiliki peran penting dalam menyampaikan kebijakan dan dinamika pelayanan pajak kendaraan kepada publik secara objektif dan berimbang.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Kami menyadari pentingnya hubungan baik dengan media. Melalui forum ini, kami ingin membuka ruang dialog, menerima masukan, serta memperkuat komunikasi yang konstruktif,” kata Hartono.
Pertemuan yang dihadiri 17 perwakilan media lokal tersebut berlangsung di Kantor Samsat Purworejo, diwarnai diskusi terbuka seputar tantangan dan dinamika pelayanan publik, khususnya di bidang pajak kendaraan bermotor.
Samsat Purworejo kembali mengklarifikasi isu-isu pelayanan publik yang sempat beredar di media.
“Kami terbuka terhadap kritik. Namun, kami juga berharap pemberitaan tetap mengedepankan konfirmasi dan keberimbangan agar tidak menimbulkan kesalahpahaman,” ujarnya.
Menanggapi isu seputar pajak kendaraan, Hartono menjelaskan bahwa sejumlah regulasi masih dalam kewenangan pemerintah pusat, sehingga pihaknya belum dapat memberikan pernyataan sebelum ada keputusan resmi dari Kementerian Dalam Negeri.
Sampai pertengahan Oktober 2025, Samsat Purworejo mencatat capaian Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) baru mencapai 73 persen dari target tahunan. Sementara penerimaan dari Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) baru menyentuh angka 30 persen.
Angka tersebut menunjukkan perlunya peningkatan kesadaran masyarakat dalam memenuhi kewajiban pajak kendaraan, yang juga berdampak langsung pada pendapatan asli daerah (PAD).
“Kami terus melakukan edukasi dan pendekatan agar masyarakat patuh terhadap pajak dan tertib administrasi kendaraan,” jelas Hartono.
Sebagai bagian dari strategi edukasi publik, Samsat Purworejo akan menggelar acara ‘Gas Government Auto Show’ pada 25–26 Oktober 2025 di halaman Pendopo Kabupaten Purworejo.
Acara ini akan menghadirkan 18 dealer kendaraan serta berbagai kegiatan seperti lomba mewarnai, fashion show, dan senam bersama masyarakat. Tujuannya bukan hanya hiburan, tetapi juga sebagai ajang sosialisasi pentingnya tertib administrasi kendaraan.
“Kami harap ini bisa menjadi ruang edukasi dan hiburan sekaligus, serta mendorong pertumbuhan penjualan kendaraan yang berdampak pada penerimaan pajak,” tambahnya.
Pihak Samsat Purworejo menegaskan bahwa kritik dan kontrol dari media sah dan diperlukan, namun profesionalisme serta etika jurnalistik tetap harus dijaga oleh semua pihak.
“Kami tidak keberatan terhadap kontrol media. Namun, kami berharap agar relasi ini tetap dibangun atas dasar saling menghormati dan profesional,” ujar Hartono.
Dalam sesi dialog, perwakilan media memberikan masukan terkait perlunya kehadiran Samsat Purworejo dalam platform digital, seperti Google Maps, untuk merespons ulasan publik. Beberapa wartawan juga menyoroti keberadaan oknum tidak resmi yang mengaku sebagai wartawan namun bertindak tidak etis di lapangan.
Pertemuan yang diakhiri dengan sesi perkenalan dan foto bersama ini menandai komitmen Samsat Purworejo untuk menjalin hubungan yang lebih terbuka dan sinergis dengan media. Melalui kerja sama ini, diharapkan informasi terkait pelayanan publik, khususnya pajak kendaraan, dapat tersampaikan secara lebih akurat dan mudah diakses masyarakat.
Penulis : A.L. Khakim
Editor : A. Nandar
































Tinggalkan Balasan