TEMANGGUNG – Hujan deras yang disertai angin puting beliung dan batu es melanda empat kecamatan di Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah, pada Senin sore hingga Selasa dini hari (14/10/2025).
Peristiwa cuaca ekstrem ini menyebabkan sedikitnya 47 rumah mengalami kerusakan, mulai dari ringan hingga parah. Empat kecamatan terdampak adalah Kecamatan Temanggung, Selopampang, Tembarak, dan Tlogomulyo.
Kepala Seksi Penanganan Darurat dan Logistik BPBD Temanggung, Priyo Harjanto, menyampaikan data sementara yang diterima hingga Selasa pagi, yaitu 39 rumah mengalami kerusakan ringan dan 8 rumah lagi mengalami kerusakan parah.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Kejadian hujan deras disertai angin kuat dimulai sekitar pukul 14.30 WIB Senin siang hingga dinihari Selasa. Meski intensitas hujan menurun, angin kencang sempat merusak puluhan rumah di empat kecamatan terdampak,” ucap Priyo Harjanto, Selasa (14/10/2025).
Untuk membantu para korban, BPBD Temanggung langsung mengerahkan tenaga dan personil ke lokasi kejadian. Bantuan ini dilakukan secara bersama-sama dengan tim gabungan yang melibatkan TNI, Polri, dan warga sekitar agar proses pembersihan dan penyelamatan harta benda korban berjalan cepat.
Priyo menambahkan, data jumlah rumah rusak masih dapat bertambah mengingat masih banyak warga yang belum melapor suara kerusakan.
“Total kerugian belum dapat dipastikan karena laporan masih terus masuk hingga siang ini,” katanya.
Hingga kini, koordinasi antara BPBD Temanggung dengan berbagai pihak terus dilakukan untuk memastikan tidak ada korban jiwa maupun kerusakan yang tidak terlaporkan dari kecamatan sekitar.
Meskipun puluhan rumah rusak akibat sapuan angin puting beliung dan hujan es, beruntung tidak ada laporan korban jiwa dalam peristiwa ini.
Sebagai langkah antisipasi menghadapi cuaca ekstrim yang kerap terjadi, BPBD Temanggung menghimbau masyarakat agar selalu waspada, terutama saat terjadi hujan yang disertai angin kencang. Warga dianjurkan menghindari tempat-tempat berisiko untuk mengurangi potensi bahaya.
Penulis : Gujiih
Editor : A. Nandar
































Tinggalkan Balasan