Pemerintah Dorong Likuiditas Pasar Modal demi Pertumbuhan Ekonomi Berkelanjutan

- Penulis

Minggu, 12 Oktober 2025 - 09:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan komitmen pemerintah dalam mendorong penguatan likuiditas pasar modal sebagai bagian dari strategi memperkuat pertumbuhan ekonomi berkelanjutan. Penegasan ini disampaikan dalam forum dialog bersama pelaku pasar di Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (99/10/2025).

Dalam kesempatan itu, Purbaya menyampaikan bahwa pemerintah berfokus tidak hanya pada percepatan investasi, tetapi juga pada perlindungan investor ritel, terutama generasi muda yang kini mendominasi pasar modal domestik.

“Yang penting adalah investor kecil harus terlindungi. Ini kan banyak Gen Z yang masuk ke pasar modal, itu yang perlu dilindungi,” ujar Purbaya saat berbicara di BEI, Jakarta.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Lebih jauh, Purbaya menjelaskan bahwa penguatan likuiditas pasar modal akan dilakukan melalui berbagai langkah strategis, salah satunya dengan mendorong optimalisasi dana idle pemerintah yang sebelumnya mengendap di Bank Indonesia.

Baca Juga:  UMKM : Kunci Kuat Ekonomi Indonesia yang Masih Sering Terabaikan

Dana tersebut akan diarahkan ke sektor produktif melalui lembaga keuangan agar dapat mempercepat penyaluran kredit dan mendongkrak kegiatan ekonomi. Ini juga diharapkan berdampak langsung pada dinamika pasar dan meningkatkan partisipasi investor ritel.

“Kalau saya betulin iklim investasi di dunia usaha 2-3 tahun, saya pikir tumbuhnya akan lebih cepat. Nanti kalau pasar udah tahu langkah kita seperti apa, akan naik terus dengan kencang,” ucap Menkeu.

Penegasan pemerintah soal likuiditas pasar modal datang di tengah kondisi pasar yang dinamis. Dalam beberapa tahun terakhir, pertumbuhan investor ritel meningkat signifikan, terutama dari kalangan Gen Z dan milenial.

Baca Juga:  Pemerintah Terima Pengembalian Kerugian Negara Rp13,2 Triliun dari Kasus Ekspor CPO

Data BEI per Agustus 2025 menunjukkan bahwa jumlah investor pasar modal telah mencapai lebih dari 12 juta, naik 150 persen dalam lima tahun terakhir. Dari jumlah tersebut, sekitar 60 persen merupakan investor usia di bawah 30 tahun.

Namun peningkatan jumlah belum diimbangi dengan perlindungan dan pemahaman risiko yang memadai, yang membuat kebijakan perlindungan investor menjadi prioritas utama.

“Kalau saya bisa develop fundamental economic growth yang kuat dan sustainable, itu bukan mimpi yang terlalu jauh. Jadi, IHSG to the moon,” ujar Purbaya, mengisyaratkan optimisme atas penguatan indeks pasar saham.

Follow WhatsApp Channel diengpost.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Perkuat Sinergi Informasi TNI AD, Dispenad Gelar Silaturahmi Hangat Bersama Awak Media Massa
Viral Kesalahan Juri, MPR Minta Maaf Atas Insiden Penilaian LCC Empat Pilar 2026 Kalbar
Kemendikdasmen Beri Kepastian Nasib Guru Non-ASN hingga 2026
Cegah Pola Berulang Kasus Pencabulan Santriwati Pati, Satgas Khusus Pesantren Mendesak Dibentuk
Kasus Pencabulan Santriwati Pati: Polresta Pati Periksa Pengasuh Ponpes yang Jadi Tersangka
KRI Bima Suci Tiba di Singapura: Kapal Latih TNI AL Perkuat Diplomasi Maritim
Fakta Baru Kekerasan Daycare Yogyakarta: Pengasuh Sebut Ada Perintah Atasan
Kasus Kekerasan Daycare Yogyakarta: Polisi Tetapkan 13 Tersangka Termasuk Pengelola

Berita Terkait

Minggu, 31 Mei 2026 - 18:32 WIB

Perkuat Sinergi Informasi TNI AD, Dispenad Gelar Silaturahmi Hangat Bersama Awak Media Massa

Selasa, 12 Mei 2026 - 07:37 WIB

Viral Kesalahan Juri, MPR Minta Maaf Atas Insiden Penilaian LCC Empat Pilar 2026 Kalbar

Jumat, 8 Mei 2026 - 11:16 WIB

Cegah Pola Berulang Kasus Pencabulan Santriwati Pati, Satgas Khusus Pesantren Mendesak Dibentuk

Rabu, 6 Mei 2026 - 07:23 WIB

Kasus Pencabulan Santriwati Pati: Polresta Pati Periksa Pengasuh Ponpes yang Jadi Tersangka

Sabtu, 2 Mei 2026 - 07:22 WIB

KRI Bima Suci Tiba di Singapura: Kapal Latih TNI AL Perkuat Diplomasi Maritim

Berita Terbaru