Ia menegaskan persatuan ulama bermuara pada kedamaian masyarakat luas. Dzikir bersama diharapkan mampu melahirkan ketenangan dalam dinamika organisasi.
“Dari ujung menjadi satu. Satu untuk Nahdlatul Ulama, Nahdlatul Ulama untuk Indonesia, dan Indonesia untuk perdamaian dunia,” katanya.
Ia mengimbau jamaah mendoakan para pemangku kebijakan Muktamar NU. Doa bersama ini dipanjatkan agar musyawarah berjalan adem dan rukun.
“Kita doakan para pengambil kebijakan, para pengambil keputusan Muktamar NU disatukan melalui doa JATMAN. Semoga Muktamarnya adem, ayem, rukun, dan guyub,” tuturnya.
Pada kesempatan itu, Rais Ali JATMAN KH Achmad Chalwani memberikan ijazah khusus. Ribuan jamaah menerima amalan ijazah Hizib Bukhari secara langsung.
Ia menjelaskan amalan tersebut merupakan bentuk riyadhah menjaga akidah. Tradisi ini penting diamalkan guna menghadapi berbagai tantangan keagamaan.
“Untuk menghadapi bencana akidah, adakanlah riyadhah Hizib Bukhari. Di Jawa Tengah, cabang-cabang NU diadakan riyadhah Shahih Bukhari dan Hizbul Bukhari,” ungkapnya.
Penulis : Adi
Editor : A. Nandar
Halaman : 1 2 3 Selanjutnya
















Tinggalkan Balasan