Insiden Selat Hormuz, Vita Ervina Desak Perlindungan PMI di Zona Perang

- Penulis

Minggu, 15 Maret 2026 - 23:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota Komisi IX DPR RI Vita Ervina.

i

Anggota Komisi IX DPR RI Vita Ervina.

Sebab, kejadian di Selat Hormuz tersebut memberikan peringatan keras bagi kementerian terkait. Jangan sampai kementerian menganggap remeh keselamatan nyawa manusia. Oleh sebab itu, pemerintah wajib memperkuat mitigasi risiko demi menjamin keselamatan para pelaut di wilayah konflik.

Selanjutnya, kementerian terkait harus meningkatkan koordinasi lintas instansi secara intensif agar meraih hasil maksimal. Maka, kementerian perlu menjalankan diplomasi kuat dengan otoritas setempat. Upaya ini bertujuan agar proses pencarian korban segera membuahkan hasil positif.

Baca Juga:  Gus Mus Tolak Soeharto Dapat Gelar Pahlawan Nasional, Warga NU yang Setuju Tak Paham Sejarah

Bahkan, DPR RI berkomitmen penuh untuk terus menjalankan fungsi pengawasan secara konsisten. Fokus utama mereka adalah memastikan perlindungan PMI di zona perang berjalan dengan stabil. Jadi, setiap kebijakan pemerintah wajib memberikan rasa aman bagi warga yang mencari nafkah di luar negeri.

Akhirnya, Vita berharap agar sistem perlindungan pekerja migran mampu beradaptasi dengan dinamika politik dunia. Oleh karena itu, pemerintah harus mengutamakan langkah preventif daripada sekadar memberikan bantuan santunan.

Dengan demikian, sinergi yang kuat antarlembaga menjadi kunci utama dalam menjaga kedaulatan warga negara kita. Jadi, pemerintah wajib memenuhi hak atas rasa aman bagi setiap pekerja migran secara utuh dan nyata.

Penulis : A. Nandar

Editor : A. Nandar

Follow WhatsApp Channel diengpost.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Viral Kesalahan Juri, MPR Minta Maaf Atas Insiden Penilaian LCC Empat Pilar 2026 Kalbar
Kemendikdasmen Beri Kepastian Nasib Guru Non-ASN hingga 2026
Cegah Pola Berulang Kasus Pencabulan Santriwati Pati, Satgas Khusus Pesantren Mendesak Dibentuk
Kasus Pencabulan Santriwati Pati: Polresta Pati Periksa Pengasuh Ponpes yang Jadi Tersangka
KRI Bima Suci Tiba di Singapura: Kapal Latih TNI AL Perkuat Diplomasi Maritim
Fakta Baru Kekerasan Daycare Yogyakarta: Pengasuh Sebut Ada Perintah Atasan
Kasus Kekerasan Daycare Yogyakarta: Polisi Tetapkan 13 Tersangka Termasuk Pengelola
Update Kasus Penganiayaan Anak di Banda Aceh: Enam Saksi Beri Keterangan

Berita Terkait

Selasa, 12 Mei 2026 - 07:37 WIB

Viral Kesalahan Juri, MPR Minta Maaf Atas Insiden Penilaian LCC Empat Pilar 2026 Kalbar

Sabtu, 9 Mei 2026 - 19:51 WIB

Kemendikdasmen Beri Kepastian Nasib Guru Non-ASN hingga 2026

Jumat, 8 Mei 2026 - 11:16 WIB

Cegah Pola Berulang Kasus Pencabulan Santriwati Pati, Satgas Khusus Pesantren Mendesak Dibentuk

Rabu, 6 Mei 2026 - 07:23 WIB

Kasus Pencabulan Santriwati Pati: Polresta Pati Periksa Pengasuh Ponpes yang Jadi Tersangka

Kamis, 30 April 2026 - 10:43 WIB

Fakta Baru Kekerasan Daycare Yogyakarta: Pengasuh Sebut Ada Perintah Atasan

Berita Terbaru