Menkeu Beri Sinyal Kenaikan Harga BBM Subsidi jika APBN Tertekan

- Penulis

Minggu, 8 Maret 2026 - 23:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa.

i

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa.

JAKARTA, DiengPost.com – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan pemerintah mungkin akan mengambil langkah Kenaikan Harga BBM Subsidi. Kebijakan ini muncul sebagai konsekuensi jika harga minyak dunia terus melonjak tinggi melampaui kapasitas anggaran negara.

Purbaya menyampaikan hal tersebut dalam taklimat media di kantor Kementerian Keuangan pada Jumat. Ia menjelaskan bahwa pemerintah harus berbagi beban dengan masyarakat apabila kondisi fiskal sudah tidak memadai.

Meskipun demikian, kebijakan Kenaikan Harga BBM Subsidi baru akan terlaksana jika APBN benar-benar tidak mampu lagi mengimbangi tekanan pasar. Oleh sebab itu, kementerian terus melakukan perhitungan cermat terhadap pergerakan harga minyak mentah di tingkat global.

Defisit anggaran negara berpotensi membengkak hingga angka 3,7 persen terhadap PDB saat ini. Hal tersebut dapat terjadi jika harga minyak dunia bertahan pada level 92 dolar AS per barel sepanjang tahun.

“Kalau memang anggarannya tidak kuat sekali, tidak ada jalan lain,” ujar Purbaya dengan tegas. Namun, ia memastikan pemerintah tetap memprioritaskan langkah mitigasi sebelum memutuskan adanya Kenaikan Harga BBM Subsidi.

Baca Juga:  Tingkatkan Produktivitas Pertanian, Pemkab Purworejo Dorong Petani Terapkan Teknologi Modern

Opsi Realokasi Anggaran dan Pengalaman Menghadapi Krisis

Pemerintah juga mempertimbangkan opsi realokasi belanja negara untuk menjaga kesehatan fiskal nasional. Beberapa program dengan urgensi rendah mungkin akan mengalami pergeseran anggaran demi memenuhi kebutuhan belanja prioritas rakyat.

Purbaya mencontohkan belanja pendukung program Makan Bergizi Gratis yang masih memiliki ruang realokasi besar. Penghematan dapat menyasar pada pengadaan kendaraan operasional daripada memotong anggaran inti penyediaan makanan bagi masyarakat.

Editor : A. Nandar

Sumber Berita: ANTARA

Follow WhatsApp Channel diengpost.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Perkuat Sinergi Informasi TNI AD, Dispenad Gelar Silaturahmi Hangat Bersama Awak Media Massa
Viral Kesalahan Juri, MPR Minta Maaf Atas Insiden Penilaian LCC Empat Pilar 2026 Kalbar
Kemendikdasmen Beri Kepastian Nasib Guru Non-ASN hingga 2026
Cegah Pola Berulang Kasus Pencabulan Santriwati Pati, Satgas Khusus Pesantren Mendesak Dibentuk
Kasus Pencabulan Santriwati Pati: Polresta Pati Periksa Pengasuh Ponpes yang Jadi Tersangka
KRI Bima Suci Tiba di Singapura: Kapal Latih TNI AL Perkuat Diplomasi Maritim
Fakta Baru Kekerasan Daycare Yogyakarta: Pengasuh Sebut Ada Perintah Atasan
Kasus Kekerasan Daycare Yogyakarta: Polisi Tetapkan 13 Tersangka Termasuk Pengelola

Berita Terkait

Minggu, 31 Mei 2026 - 18:32 WIB

Perkuat Sinergi Informasi TNI AD, Dispenad Gelar Silaturahmi Hangat Bersama Awak Media Massa

Selasa, 12 Mei 2026 - 07:37 WIB

Viral Kesalahan Juri, MPR Minta Maaf Atas Insiden Penilaian LCC Empat Pilar 2026 Kalbar

Jumat, 8 Mei 2026 - 11:16 WIB

Cegah Pola Berulang Kasus Pencabulan Santriwati Pati, Satgas Khusus Pesantren Mendesak Dibentuk

Rabu, 6 Mei 2026 - 07:23 WIB

Kasus Pencabulan Santriwati Pati: Polresta Pati Periksa Pengasuh Ponpes yang Jadi Tersangka

Sabtu, 2 Mei 2026 - 07:22 WIB

KRI Bima Suci Tiba di Singapura: Kapal Latih TNI AL Perkuat Diplomasi Maritim

Berita Terbaru