Ia meminta dukungan penuh dari Pemprov Jabar untuk sinkronisasi pengaturan lalu lintas di jalur arteri dan tol, serta pengawasan di titik-titik rawan seperti pasar tumpah, kawasan wisata, dan perlintasan sebidang.
“Kami minta perhatian khusus untuk titik-titik rawan kecelakaan dan potensi bencana seperti banjir, longsor, dan rob,” imbuhnya.
Dalam mendukung kelancaran arus mudik, Kementerian Perhubungan telah menyiapkan sarana dan prasarana lintas moda, termasuk angkutan darat, laut, udara, penyeberangan, dan kereta api. Pemerintah juga akan melakukan ramp check untuk memastikan keselamatan seluruh moda transportasi.
Menhub menekankan pentingnya penguatan manajemen operasional di simpul-simpul transportasi padat seperti terminal dan stasiun. Ia optimistis, dengan sinergi lintas sektor, Jawa Barat dapat menjadi contoh dalam pengelolaan arus mudik yang aman dan tertib.
Editor : A. Nandar
Sumber Berita: ANTARA
Halaman : 1 2

















Tinggalkan Balasan