“Fokus kami adalah menjaga agar harga jagung di tingkat petani minimal sesuai dengan Harga Pembelian Pemerintah (HPP). Di beberapa wilayah seperti Jabar dan Kalsel, kolaborasi ini mendorong pembelian harga yang berpihak ke petani,” jelas Brigjen Langgeng.
Program ini juga bertujuan mengembangkan lahan tidur, meningkatkan produksi jagung nasional, dan membebaskan petani dari ketergantungan tengkulak. Dengan pendampingan manajerial yang tepat, petani diharapkan mampu membayar pinjaman tepat waktu dan meningkatkan kesejahteraan secara berkelanjutan.
Melalui rapat koordinasi ini, Polri menegaskan komitmennya dalam memperkuat ekosistem pertanian jagung pakan ternak dan mendukung kesejahteraan petani di seluruh Indonesia.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Penulis : A.L. Khakim
Editor : A. Nandar
Halaman : 1 2
















Tinggalkan Balasan