Kalau Kamu Benci Hari Senin, Mungkin Ini Alasannya

- Penulis

Senin, 5 Januari 2026 - 08:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi Hari Senin.

i

Ilustrasi Hari Senin.

Bahkan bagi orang yang mulai bekerja di hari Rabu, rasa ‘Sunday Scaries’ tetap muncul sehari sebelumnya. Artinya, beban psikis itu bukan milik hari tertentu, tetapi lahir dari pekerjaan yang tidak membawa arti atau tidak memberi ruang bagi karyawan untuk berkembang.

Ketika pekerja merasa tidak menikmati apa yang mereka lakukan, Senin berubah menjadi simbol penderitaan, pengingat keras bahwa mereka harus kembali menjalani sesuatu yang terasa hampa. Kondisi ini berimbas langsung pada produktivitas, fokus, hingga motivasi kerja pada awal pekan.

Baca Juga:  Pemkab Kebumen Salurkan Hibah dan Bantuan Keuangan Desa Senilai Rp22,36 Miliar

Empat Cara Mengubah Senin Jadi Hari yang Bermakna

Agar rutinitas kerja tidak terus-menerus diwarnai keluhan setiap awal pekan, Forbes merekomendasikan empat langkah sederhana bagi perusahaan untuk membantu karyawan kembali bersemangat, yaitu kebebasan, kelenturan, kesenangan, dan pemenuhan makna kerja.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

1. Berikan Ruang Kebebasan.

Hari Senin bisa dibuat lebih ringan dengan memberikan kesempatan bagi karyawan mengambil keputusan secara mandiri. Rasa otonomi mampu menumbuhkan semangat baru setelah libur akhir pekan.

2. Ciptakan Fleksibilitas.

Memberi kelonggaran jam kerja di Senin, seperti datang sedikit lebih siang atau pulang lebih awal, membantu karyawan beradaptasi tanpa tekanan waktu yang kaku.

Baca Juga:  Tanah Longsor di Majenang Cilacap : Dua Tewas, 21 Warga Masih Hilang

3. Tambahkan Unsur Kesenangan.

Aktivitas ringan seperti kopi atau sarapan bersama, permainan singkat, hingga hadiah kecil bisa memperbaiki suasana dan menjadi ‘booster’ semangat tim.

4. Bangun Relasi yang Bermakna.

Perusahaan dan karyawan perlu membangun hubungan yang melampaui transaksi kerja. Karyawan masa kini menginginkan pekerjaan yang bukan hanya memberi penghasilan, tetapi juga memiliki nilai dan kontribusi sosial.

Editor : A. Nandar

Sumber Berita: Berbagai Sumber

Follow WhatsApp Channel diengpost.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Prabowo Resmi Lantik Sudaryono Jadi Kepala BGN
Kado Budaya ke 18 Soroti Tantangan Kebudayaan dan Krisis Lingkungan
Kasad Sebut Lulusan Seskoad Angkatan Darat Harus Siap Hadapi Tantangan Masa Depan
Perkuat Sinergi Informasi TNI AD, Dispenad Gelar Silaturahmi Hangat Bersama Awak Media Massa
Viral Kesalahan Juri, MPR Minta Maaf Atas Insiden Penilaian LCC Empat Pilar 2026 Kalbar
Kemendikdasmen Beri Kepastian Nasib Guru Non-ASN hingga 2026
Cegah Pola Berulang Kasus Pencabulan Santriwati Pati, Satgas Khusus Pesantren Mendesak Dibentuk
Kasus Pencabulan Santriwati Pati: Polresta Pati Periksa Pengasuh Ponpes yang Jadi Tersangka

Berita Terkait

Rabu, 22 Juli 2026 - 21:23 WIB

Prabowo Resmi Lantik Sudaryono Jadi Kepala BGN

Senin, 22 Juni 2026 - 07:09 WIB

Kado Budaya ke 18 Soroti Tantangan Kebudayaan dan Krisis Lingkungan

Minggu, 14 Juni 2026 - 06:57 WIB

Kasad Sebut Lulusan Seskoad Angkatan Darat Harus Siap Hadapi Tantangan Masa Depan

Minggu, 31 Mei 2026 - 18:32 WIB

Perkuat Sinergi Informasi TNI AD, Dispenad Gelar Silaturahmi Hangat Bersama Awak Media Massa

Selasa, 12 Mei 2026 - 07:37 WIB

Viral Kesalahan Juri, MPR Minta Maaf Atas Insiden Penilaian LCC Empat Pilar 2026 Kalbar

Berita Terbaru

Sudaryono saat dilantik sebagai Kepala BGN di Istana Negara Jakarta.

Nasional

Prabowo Resmi Lantik Sudaryono Jadi Kepala BGN

Rabu, 22 Jul 2026 - 21:23 WIB