Pelebaran jalur tidak hanya untuk meningkatkan kapasitas lalu lintas, tetapi juga untuk meningkatkan kenyamanan wisatawan yang menuju kawasan Dataran Tinggi Dieng, yang menjadi salah satu destinasi utama Jawa Tengah.
Petugas lalu lintas juga memberikan sejumlah rekomendasi teknis kepada pihak kontraktor. Di antaranya, pemasangan rambu sementara di titik-titik pengerjaan, penambahan marka jalan malam hari, serta penyediaan jalur aman bagi pengguna jalan yang melintas di sekitar proyek.
Dalam kegiatan Satlantas Wonosobo cek jalur wisata Nataru 2025, petugas juga mengedukasi pengguna jalan dan masyarakat sekitar agar lebih berhati-hati saat melintas di area proyek. Cuaca berkabut dan kondisi jalan menanjak di wilayah Kejajar menjadi faktor risiko yang harus diwaspadai terutama bagi kendaraan wisata.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Keselamatan pengguna jalan adalah prioritas. Kami mengimbau masyarakat untuk tetap tertib berlalu lintas dan mengikuti rambu-rambu yang ada demi kelancaran arus wisata,” lanjut Ipda Imam.
Pihak Dinas PUPR Wonosobo memastikan koordinasi dengan Satlantas terus berjalan, termasuk evaluasi kondisi jalan rusak dan penambahan fasilitas pendukung di titik rawan kemacetan.
Kolaborasi ini menjadi bagian penting dalam memastikan kesiapan jalur wisata Dieng menghadapi lonjakan kendaraan selama masa libur panjang akhir tahun.
Editor : A. Nandar
Halaman : 1 2 3 Selanjutnya
































Tinggalkan Balasan