Pemkab Purworejo Salurkan Insentif bagi 3.458 Guru Ngaji dan Pengajar Keagamaan Tahun 2025

- Penulis

Kamis, 23 Oktober 2025 - 07:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Purworejo, Yuli Hastuti memberikan sambutan sebelum penyerahan insentif kepada guru ngaji dan guru keagamaan tahun 2025.

i

Bupati Purworejo, Yuli Hastuti memberikan sambutan sebelum penyerahan insentif kepada guru ngaji dan guru keagamaan tahun 2025.

PURWOREJO – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Purworejo mulai menyalurkan insentif bagi Guru Ngaji dan Pengajar Keagamaan Purworejo tahun 2025. Program ini merupakan bentuk apresiasi terhadap peran para pendidik agama yang menjadi pilar dalam membentuk masyarakat religius di bawah visi pembangunan daerah Purworejo Berseri.

Penyerahan insentif dilakukan secara simbolis oleh Bupati Purworejo Yuli Hastuti didampingi Wakil Bupati Dion Agasi Setiabudi pada kegiatan Sosialisasi Hibah Insentif Guru Ngaji dan Pengajar Keagamaan di Pendopo Kabupaten, belum lama ini.

Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda Kabupaten Purworejo, Andang Nugera Hatara melaporkan bahwa jumlah penerima insentif Guru Ngaji Purworejo tahun 2025 mencapai 3.458 orang, terdiri dari 3.390 Guru Ngaji (Muslim) dan 68 Pengajar Keagamaan (Non-Muslim).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Besaran insentif tahun ini juga mengalami kenaikan signifikan dari Rp125.000 menjadi Rp175.000 per bulan, termasuk iuran kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan sebagai bentuk perlindungan sosial bagi para penerima manfaat.

Baca Juga:  MUI Purworejo 2025-2030 Resmi Dikukuhkan, Perkuat Sinergi dengan Pemerintah Daerah

“Selain untuk meningkatkan kesejahteraan, insentif ini juga menjadi bentuk perlindungan sosial agar para guru ngaji dan pengajar keagamaan bisa lebih tenang dan aman dalam menjalankan tugasnya,” ujar Andang.

Penyaluran insentif Guru Ngaji Purworejo dilakukan dalam tiga tahap di lima titik lokasi. Tahap pertama digelar di Pendopo Kabupaten Purworejo dan Gedung Serbaguna Desa Kaliboto, Bener, dengan total penerima 1.601 orang.

Tahap kedua dilaksanakan di Pendopo Wakil Bupati Kutoarjo dan Pendopo Kecamatan Kemiri dengan total 1.461 orang. Sementara tahap ketiga akan berlangsung di Pendopo Kecamatan Purwodadi, mencakup 396 penerima dari Kecamatan Purwodadi, Bagelen, dan Ngombol.

Baca Juga:  Melayat ke Siswa Korban Laka Laut di Pantai Jatimalang, Bupati Purworejo Beri Santunan

Bupati Purworejo Yuli Hastuti menegaskan bahwa insentif Guru Ngaji Purworejo merupakan bentuk apresiasi atas dedikasi mereka dalam mendidik generasi muda melalui pendidikan agama. Menurutnya, keberadaan para guru ngaji dan pengajar keagamaan berkontribusi langsung pada peningkatan kualitas sumber daya manusia yang berakhlak dan berkarakter.

“Guru ngaji dan pengajar keagamaan merupakan pilar penting dalam membentuk karakter dan moral generasi penerus yang bertakwa. Pemerintah berupaya memberikan apresiasi yang layak, salah satunya melalui insentif ini,” ujar Yuli Hastuti.

Ia menambahkan, pendidikan keagamaan tidak hanya membentuk sisi spiritual masyarakat, tetapi juga memperkuat nilai sosial, moral, dan gotong royong yang menjadi karakter khas masyarakat Purworejo.

“Kami berharap insentif yang diterima bisa bermanfaat dan menjadi penyemangat untuk terus mengajar dengan penuh keikhlasan,” pungkasnya.

Penulis : A.L. Khakim

Editor : A. Nandar

Follow WhatsApp Channel diengpost.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Kasad Sebut Lulusan Seskoad Angkatan Darat Harus Siap Hadapi Tantangan Masa Depan
Perkuat Sinergi Informasi TNI AD, Dispenad Gelar Silaturahmi Hangat Bersama Awak Media Massa
Viral Kesalahan Juri, MPR Minta Maaf Atas Insiden Penilaian LCC Empat Pilar 2026 Kalbar
Kemendikdasmen Beri Kepastian Nasib Guru Non-ASN hingga 2026
Cegah Pola Berulang Kasus Pencabulan Santriwati Pati, Satgas Khusus Pesantren Mendesak Dibentuk
Kasus Pencabulan Santriwati Pati: Polresta Pati Periksa Pengasuh Ponpes yang Jadi Tersangka
KRI Bima Suci Tiba di Singapura: Kapal Latih TNI AL Perkuat Diplomasi Maritim
Fakta Baru Kekerasan Daycare Yogyakarta: Pengasuh Sebut Ada Perintah Atasan

Berita Terkait

Minggu, 14 Juni 2026 - 06:57 WIB

Kasad Sebut Lulusan Seskoad Angkatan Darat Harus Siap Hadapi Tantangan Masa Depan

Minggu, 31 Mei 2026 - 18:32 WIB

Perkuat Sinergi Informasi TNI AD, Dispenad Gelar Silaturahmi Hangat Bersama Awak Media Massa

Sabtu, 9 Mei 2026 - 19:51 WIB

Kemendikdasmen Beri Kepastian Nasib Guru Non-ASN hingga 2026

Jumat, 8 Mei 2026 - 11:16 WIB

Cegah Pola Berulang Kasus Pencabulan Santriwati Pati, Satgas Khusus Pesantren Mendesak Dibentuk

Rabu, 6 Mei 2026 - 07:23 WIB

Kasus Pencabulan Santriwati Pati: Polresta Pati Periksa Pengasuh Ponpes yang Jadi Tersangka

Berita Terbaru