Penyerahan bantuan sosial tersebut disaksikan sejumlah pihak, termasuk personel Polsek Rowokele, staf Kecamatan Rowokele, Penjabat Kepala Desa Bumiagung Trim Subagyo beserta perangkat desa, serta perwakilan dari BPBD Kebumen, Tagana, PMI, dan warga sekitar.
Suasana berlangsung sederhana namun penuh keakraban antara aparat dan warga.Menurut keterangan aparat di lapangan, musibah yang menimpa rumah Tuminem terjadi sehari sebelumnya, Senin, 3 November 2025, sekitar pukul 14.30 WIB.
Warga sekitar mendengar suara keras dari arah dapur rumah korban, dan setelah diperiksa, diketahui atap bagian tersebut telah runtuh.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Dari hasil pemeriksaan tempat kejadian perkara (TKP) oleh petugas Polsek Rowokele, penyebab runtuhnya atap diketahui karena kondisi kayu penyangga yang lapuk.
“Atap dapur itu sudah lama bocor dan tidak segera diperbaiki, sehingga kayu penopangnya keropos,” jelas salah satu petugas Polsek Rowokele.
Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut, namun kerugian material diperkirakan mencapai Rp20 juta. Untuk sementara, korban menumpang di rumah tetangga yang berada di seberang rumahnya.
Penulis : A.L. Khakim
Editor : A. Nandar
Halaman : 1 2 3 Selanjutnya
































Tinggalkan Balasan