Wonosobo Pertahankan Predikat Kabupaten Informatif, Capai Nilai 99 dalam Monev Keterbukaan Informasi Publik

- Penulis

Sabtu, 25 Oktober 2025 - 15:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Visitasi Monitoring dan Evaluasi (Monev) Keterbukaan Informasi Publik oleh Komisi Informasi Provinsi (KIP) Jawa Tengah

i

Visitasi Monitoring dan Evaluasi (Monev) Keterbukaan Informasi Publik oleh Komisi Informasi Provinsi (KIP) Jawa Tengah

WONOSOBO – Pemerintah Kabupaten Wonosobo kembali menunjukkan komitmennya dalam transparansi pemerintahan setelah Wonosobo pertahankan predikat Kabupaten Informatif dalam ajang visitasi Monitoring dan Evaluasi (Monev) Keterbukaan Informasi Publik oleh Komisi Informasi Provinsi (KIP) Jawa Tengah, Kamis (23/10/2025).

Kegiatan berlangsung di Pendopo Bupati Wonosobo dan diterima langsung oleh Atasan Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) Utama Pemkab Wonosobo, One Andang Wardoyo.

Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa Pemkab Wonosobo senantiasa berpedoman pada Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik sebagai dasar dalam setiap pelaksanaan kebijakan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya, pemkab Wonosobo selalu berkomitmen menjalankan pemerintahan secara terbuka dan menjadikan partisipasi masyarakat sebagai elemen penting dalam setiap kebijakan.

“Kami terus memperkuat ekosistem keterbukaan informasi publik untuk mewujudkan kebijakan publik yang berdampak,” tambahnya.

Berdasarkan hasil penilaian sementara, Wonosobo pertahankan predikat Kabupaten Informatif dengan nilai akhir 99, dan dipastikan lolos ke tahap keempat, yaitu uji publik. Tahun ini, Pemkab bahkan mencatatkan nilai sempurna 100 pada dua tahap awal, yakni tahap penilaian website/media dan pengisian Self Assessment Questionnaire (SAQ).

Baca Juga:  Lesbumi PCNU Purworejo Dorong Pelestarian Kesenian Dolalak Lewat Forum Budaya Tuladha#2

Kinerja itu menambah deretan prestasi Wonosobo yang sebelumnya telah tiga kali berturut-turut meraih predikat Kabupaten Informatif. Pemkab Wonosobo menilai capaian ini bukanlah akhir, melainkan momentum untuk terus memperbaiki kualitas layanan publik di era digital.

Menurut Andang, Wonosobo pertahankan predikat Kabupaten Informatif berkat konsistensi dalam pelayanan informasi dan digitalisasi birokrasi.

“Kami terus berupaya membangun pemerintahan yang terbuka dan inovatif melalui digitalisasi layanan publik untuk mewujudkan Wonosobo yang sejahtera, adil, dan makmur,” ujarnya.

Sementara itu, Komisioner Komisi Informasi Provinsi Jawa Tengah, Moh Asropi, mengapresiasi kinerja Wonosobo yang dinilai telah menunjukkan kolaborasi kuat antara pemerintah, stakeholder, dan masyarakat dalam mewujudkan keterbukaan informasi.

Baca Juga:  Gagal Nyalip di Tanjakan, Daihatsu Ayla Terguling di Jalan Wonosobo–Dieng

“Dengan berbagai platform informasi yang tersedia, masyarakat kini lebih mudah mendapatkan data dan informasi publik secara cepat dan akurat,” kata Asropi.

Senada, Komisioner KIP lainnya, Setiadi, menilai keberhasilan Wonosobo pertahankan predikat Kabupaten Informatif dapat menjadi contoh bagi daerah lain.

“Etalase potensi daerah kini mudah diakses publik, membuka peluang baru bagi pengembangan ekonomi daerah maupun partisipasi warga,” ungkapnya.

Keterbukaan informasi publik menjadi salah satu indikator penting dalam tata kelola pemerintahan yang baik. Melalui pencapaian di bidang ini, Wonosobo menunjukkan bahwa transparansi dan partisipasi masyarakat merupakan fondasi utama dalam mewujudkan pembangunan berkelanjutan di tingkat daerah.

Capaian Wonosobo pertahankan predikat Kabupaten Informatif diharapkan mampu memperkuat budaya pemerintahan terbuka serta menjadi percontohan bagi kabupaten/kota lain di Jawa Tengah dan Indonesia pada umumnya.

Editor : A. Nandar

Follow WhatsApp Channel diengpost.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Prabowo Resmi Lantik Sudaryono Jadi Kepala BGN
Kado Budaya ke 18 Soroti Tantangan Kebudayaan dan Krisis Lingkungan
Kasad Sebut Lulusan Seskoad Angkatan Darat Harus Siap Hadapi Tantangan Masa Depan
Perkuat Sinergi Informasi TNI AD, Dispenad Gelar Silaturahmi Hangat Bersama Awak Media Massa
Viral Kesalahan Juri, MPR Minta Maaf Atas Insiden Penilaian LCC Empat Pilar 2026 Kalbar
Kemendikdasmen Beri Kepastian Nasib Guru Non-ASN hingga 2026
Cegah Pola Berulang Kasus Pencabulan Santriwati Pati, Satgas Khusus Pesantren Mendesak Dibentuk
Kasus Pencabulan Santriwati Pati: Polresta Pati Periksa Pengasuh Ponpes yang Jadi Tersangka

Berita Terkait

Rabu, 22 Juli 2026 - 21:23 WIB

Prabowo Resmi Lantik Sudaryono Jadi Kepala BGN

Senin, 22 Juni 2026 - 07:09 WIB

Kado Budaya ke 18 Soroti Tantangan Kebudayaan dan Krisis Lingkungan

Minggu, 14 Juni 2026 - 06:57 WIB

Kasad Sebut Lulusan Seskoad Angkatan Darat Harus Siap Hadapi Tantangan Masa Depan

Minggu, 31 Mei 2026 - 18:32 WIB

Perkuat Sinergi Informasi TNI AD, Dispenad Gelar Silaturahmi Hangat Bersama Awak Media Massa

Selasa, 12 Mei 2026 - 07:37 WIB

Viral Kesalahan Juri, MPR Minta Maaf Atas Insiden Penilaian LCC Empat Pilar 2026 Kalbar

Berita Terbaru

Sudaryono saat dilantik sebagai Kepala BGN di Istana Negara Jakarta.

Nasional

Prabowo Resmi Lantik Sudaryono Jadi Kepala BGN

Rabu, 22 Jul 2026 - 21:23 WIB