Wonosobo Raih Adinkes Award 2025 Berkat Keberhasilan Tekan Angka Stunting

- Penulis

Sabtu, 25 Oktober 2025 - 14:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Dinas Kesehatan Wonosobo, Jaelan menerima langsung penghargaan Adinkes Awards.

i

Kepala Dinas Kesehatan Wonosobo, Jaelan menerima langsung penghargaan Adinkes Awards.

WONOSOBO – Wonosobo raih Adinkes Award 2025 untuk kategori Praktik Baik Pengendalian Stunting, sebagai bentuk apresiasi atas keberhasilan Pemerintah Kabupaten Wonosobo dalam menekan angka stunting secara signifikan melalui berbagai program inovatif dan kolaboratif lintas sektor.

Penghargaan Adinkes Award 2025 diserahkan dalam ajang Pentaloka Nasional Adinkes yang digelar di Hotel Lorin Dwangsa, Surakarta, Selasa (21/10/2025).

Wakil Menteri Dalam Negeri, Dr. Bima Arya Sugiarto, secara langsung menyerahkan penghargaan kepada Kepala Dinas Kesehatan Wonosobo, Dr. Jaelan, yang hadir mewakili Bupati Wonosobo.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Acara ini turut dihadiri Ketua Umum Adinkes Pusat, Dr. Muhammad Subuh, bersama sejumlah kepala daerah dan perwakilan dinas kesehatan dari berbagai provinsi serta kabupaten/kota di Indonesia.

Menurut Dr. Jaelan, penghargaan bahwa Wonosobo raih Adinkes Award 2025 menjadi bukti pengakuan atas keseriusan dan konsistensi Pemkab Wonosobo dalam menangani persoalan stunting.

“Selain program penurunan dan pengendalian stunting yang berkelanjutan, penghargaan ini juga diberikan atas kepedulian pemerintah daerah dan desa dalam mengalokasikan anggaran penanganan stunting secara konsisten,” ujar Jaelan di sela acara penyerahan.

Baca Juga:  Kakek 75 Tahun Asal Kalibawang Dilaporkan Hilang Usai Pamit ke Rumah Anak

Ia menambahkan, penghargaan ini merupakan hasil kerja bersama lintas elemen masyarakat, perangkat daerah, dan kader kesehatan di tingkat desa.

“Penghargaan ini bukan hanya milik Dinas Kesehatan, tapi milik seluruh masyarakat Wonosobo. Capaian ini hasil dari kolaborasi dan gotong royong semua pihak,” imbuhnya.

Keberhasilan Wonosobo raih Adinkes Award 2025 juga tidak lepas dari komitmen Bupati Afif Nurhidayat dan Wakil Bupati Amir Husein. Konsistensi keduanya dalam mendorong penanganan stunting diapresiasi sebagai praktik baik yang layak diadopsi secara nasional.

Adinkes atau Asosiasi Dinas Kesehatan Seluruh Indonesia merupakan organisasi yang mewadahi seluruh Dinas Kesehatan provinsi, kabupaten, dan kota. Penghargaan Adinkes Award diberikan kepada daerah yang dinilai berhasil menjalankan program kesehatan masyarakat secara berkelanjutan.

“Kami merasa terhormat menerima penghargaan ini atas nama Bupati. Terima kasih kepada semua pihak yang telah bekerja tanpa lelah. Kami terus berjuang bersama menuju Wonosobo Bebas Stunting,” kata Jaelan.

Baca Juga:  Dari Nol Jadi Mandiri, BUMDes Kusuma Jaya Ngadikusuman Kembangkan Enam Unit Usaha Produktif

Data Dinas Kesehatan Kabupaten Wonosobo menunjukkan, dalam tiga tahun terakhir angka stunting berhasil ditekan secara signifikan. Pada 2022 angka stunting berada di 17,8 persen, lalu menurun menjadi 12,4 persen pada 2024, dan tren penurunan berlanjut hingga 2025.

Strategi kolaborasi lintas sektor menjadi kunci pencapaian tersebut. Program tak hanya fokus pada intervensi gizi, tetapi juga mencakup perbaikan sanitasi, edukasi kesehatan ibu dan anak, peningkatan kualitas pendidikan usia dini, serta pemberdayaan ekonomi keluarga.

Pendekatan berbasis data ini membuat upaya penanganan stunting lebih efektif dan tepat sasaran.Keberhasilan Wonosobo raih Adinkes Award 2025 mempertegas komitmen pemerintah daerah dalam membangun generasi yang sehat, cerdas, dan tangguh, sekaligus menjadi fondasi penting bagi pembangunan berkelanjutan di wilayah pegunungan Jawa Tengah tersebut.

Editor : A. Nandar

Follow WhatsApp Channel diengpost.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Prabowo Resmi Lantik Sudaryono Jadi Kepala BGN
Kado Budaya ke 18 Soroti Tantangan Kebudayaan dan Krisis Lingkungan
Kasad Sebut Lulusan Seskoad Angkatan Darat Harus Siap Hadapi Tantangan Masa Depan
Perkuat Sinergi Informasi TNI AD, Dispenad Gelar Silaturahmi Hangat Bersama Awak Media Massa
Viral Kesalahan Juri, MPR Minta Maaf Atas Insiden Penilaian LCC Empat Pilar 2026 Kalbar
Kemendikdasmen Beri Kepastian Nasib Guru Non-ASN hingga 2026
Cegah Pola Berulang Kasus Pencabulan Santriwati Pati, Satgas Khusus Pesantren Mendesak Dibentuk
Kasus Pencabulan Santriwati Pati: Polresta Pati Periksa Pengasuh Ponpes yang Jadi Tersangka

Berita Terkait

Rabu, 22 Juli 2026 - 21:23 WIB

Prabowo Resmi Lantik Sudaryono Jadi Kepala BGN

Senin, 22 Juni 2026 - 07:09 WIB

Kado Budaya ke 18 Soroti Tantangan Kebudayaan dan Krisis Lingkungan

Minggu, 14 Juni 2026 - 06:57 WIB

Kasad Sebut Lulusan Seskoad Angkatan Darat Harus Siap Hadapi Tantangan Masa Depan

Minggu, 31 Mei 2026 - 18:32 WIB

Perkuat Sinergi Informasi TNI AD, Dispenad Gelar Silaturahmi Hangat Bersama Awak Media Massa

Selasa, 12 Mei 2026 - 07:37 WIB

Viral Kesalahan Juri, MPR Minta Maaf Atas Insiden Penilaian LCC Empat Pilar 2026 Kalbar

Berita Terbaru

Sudaryono saat dilantik sebagai Kepala BGN di Istana Negara Jakarta.

Nasional

Prabowo Resmi Lantik Sudaryono Jadi Kepala BGN

Rabu, 22 Jul 2026 - 21:23 WIB