13 Sep 2026
instagram youtube tiktok linkedin pinterest

13 Sep 2026

Wonosobo Raih Adinkes Award 2025 Berkat Keberhasilan Tekan Angka Stunting

- Penulis

Sabtu, 25 Oktober 2025 - 14:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Dinas Kesehatan Wonosobo, Jaelan menerima langsung penghargaan Adinkes Awards.

i

Kepala Dinas Kesehatan Wonosobo, Jaelan menerima langsung penghargaan Adinkes Awards.

WONOSOBO – Wonosobo raih Adinkes Award 2025 untuk kategori Praktik Baik Pengendalian Stunting, sebagai bentuk apresiasi atas keberhasilan Pemerintah Kabupaten Wonosobo dalam menekan angka stunting secara signifikan melalui berbagai program inovatif dan kolaboratif lintas sektor.

Penghargaan Adinkes Award 2025 diserahkan dalam ajang Pentaloka Nasional Adinkes yang digelar di Hotel Lorin Dwangsa, Surakarta, Selasa (21/10/2025).

Wakil Menteri Dalam Negeri, Dr. Bima Arya Sugiarto, secara langsung menyerahkan penghargaan kepada Kepala Dinas Kesehatan Wonosobo, Dr. Jaelan, yang hadir mewakili Bupati Wonosobo.

Acara ini turut dihadiri Ketua Umum Adinkes Pusat, Dr. Muhammad Subuh, bersama sejumlah kepala daerah dan perwakilan dinas kesehatan dari berbagai provinsi serta kabupaten/kota di Indonesia.

Menurut Dr. Jaelan, penghargaan bahwa Wonosobo raih Adinkes Award 2025 menjadi bukti pengakuan atas keseriusan dan konsistensi Pemkab Wonosobo dalam menangani persoalan stunting.

“Selain program penurunan dan pengendalian stunting yang berkelanjutan, penghargaan ini juga diberikan atas kepedulian pemerintah daerah dan desa dalam mengalokasikan anggaran penanganan stunting secara konsisten,” ujar Jaelan di sela acara penyerahan.

Baca Juga:  Kakek 75 Tahun Asal Kalibawang Dilaporkan Hilang Usai Pamit ke Rumah Anak

Ia menambahkan, penghargaan ini merupakan hasil kerja bersama lintas elemen masyarakat, perangkat daerah, dan kader kesehatan di tingkat desa.

“Penghargaan ini bukan hanya milik Dinas Kesehatan, tapi milik seluruh masyarakat Wonosobo. Capaian ini hasil dari kolaborasi dan gotong royong semua pihak,” imbuhnya.

Keberhasilan Wonosobo raih Adinkes Award 2025 juga tidak lepas dari komitmen Bupati Afif Nurhidayat dan Wakil Bupati Amir Husein. Konsistensi keduanya dalam mendorong penanganan stunting diapresiasi sebagai praktik baik yang layak diadopsi secara nasional.

Adinkes atau Asosiasi Dinas Kesehatan Seluruh Indonesia merupakan organisasi yang mewadahi seluruh Dinas Kesehatan provinsi, kabupaten, dan kota. Penghargaan Adinkes Award diberikan kepada daerah yang dinilai berhasil menjalankan program kesehatan masyarakat secara berkelanjutan.

“Kami merasa terhormat menerima penghargaan ini atas nama Bupati. Terima kasih kepada semua pihak yang telah bekerja tanpa lelah. Kami terus berjuang bersama menuju Wonosobo Bebas Stunting,” kata Jaelan.

Baca Juga:  Dari Nol Jadi Mandiri, BUMDes Kusuma Jaya Ngadikusuman Kembangkan Enam Unit Usaha Produktif

Data Dinas Kesehatan Kabupaten Wonosobo menunjukkan, dalam tiga tahun terakhir angka stunting berhasil ditekan secara signifikan. Pada 2022 angka stunting berada di 17,8 persen, lalu menurun menjadi 12,4 persen pada 2024, dan tren penurunan berlanjut hingga 2025.

Strategi kolaborasi lintas sektor menjadi kunci pencapaian tersebut. Program tak hanya fokus pada intervensi gizi, tetapi juga mencakup perbaikan sanitasi, edukasi kesehatan ibu dan anak, peningkatan kualitas pendidikan usia dini, serta pemberdayaan ekonomi keluarga.

Pendekatan berbasis data ini membuat upaya penanganan stunting lebih efektif dan tepat sasaran.Keberhasilan Wonosobo raih Adinkes Award 2025 mempertegas komitmen pemerintah daerah dalam membangun generasi yang sehat, cerdas, dan tangguh, sekaligus menjadi fondasi penting bagi pembangunan berkelanjutan di wilayah pegunungan Jawa Tengah tersebut.

Editor : A. Nandar

Follow WhatsApp Channel diengpost.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Gus Kikin Terpilih Jadi Ketum PBNU 2026-2031, Ini Profil dan Jejak Perjuangannya di Nahdlatul Ulama
JATMAN Gelar Istighatsah dan Manaqib Kubro Sambut Muktamar NU ke-35
Katib Syuriyah PBNU Ajak Peserta Muktamar Jombang Jaga Kemandirian Organisasi
Cari Solusi Baru, Presiden Prabowo Dorong Terobosan Penanganan Karhutla
KPK OTT Rektor Unsoed Terkait Dugaan Pemerasan Penerimaan Mahasiswa FK
Pejabat Kampus Terjaring OTT ke-19, Rektor Unsoed Dibawa KPK
Presiden Prabowo Subianto Tinjau Lokasi Kebakaran Hutan di Kubu Raya Kalimantan
Prabowo Resmi Lantik Sudaryono Jadi Kepala BGN

Berita Terkait

Senin, 31 Agustus 2026 - 14:09 WIB

Gus Kikin Terpilih Jadi Ketum PBNU 2026-2031, Ini Profil dan Jejak Perjuangannya di Nahdlatul Ulama

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 11:55 WIB

JATMAN Gelar Istighatsah dan Manaqib Kubro Sambut Muktamar NU ke-35

Selasa, 25 Agustus 2026 - 07:37 WIB

Cari Solusi Baru, Presiden Prabowo Dorong Terobosan Penanganan Karhutla

Minggu, 23 Agustus 2026 - 17:53 WIB

KPK OTT Rektor Unsoed Terkait Dugaan Pemerasan Penerimaan Mahasiswa FK

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 22:12 WIB

Pejabat Kampus Terjaring OTT ke-19, Rektor Unsoed Dibawa KPK

Berita Terbaru