KEBUMEN — Hujan deras yang mengguyur Kecamatan Karanggayam mengakibatkan longsor di Karanggayam Kebumen pada Selasa sore (21/10/2025).
Tebing di Dukuh Sipanjang, Desa Selogiri, runtuh dan menimpa bagian belakang rumah milik Kukuh Al Hidayah (24), menyebabkan tembok rumah jebol dan sebagian material tanah masuk ke dalam bangunan.
Kapolres Kebumen AKBP Eka Baasith Syamsuri, melalui Wakapolres Kompol Faris Budiman, mengatakan bahwa tidak ada korban jiwa dalam peristiwa longsor di Karanggayam Kebumen tersebut. Namun, kerugian material ditaksir mencapai Rp10 juta.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Longsor dipicu hujan intensitas tinggi sejak pukul 14.00 hingga 17.30 WIB. Korban mendengar suara gemuruh dari belakang rumah, dan ketika dicek, tebing sudah ambrol menjebol dinding berukuran 4×3 meter,” ujar Kompol Faris, Kamis (23/10/2025).
Setelah kejadian tanah longsor di Karanggayam Kebumen tersebut, Kukuh bersama keluarganya segera menyelamatkan diri dan meminta bantuan warga sekitar. Salah satu tetangga, Teguh Kurniawan, ikut membantu evakuasi awal sebelum petugas tiba di lokasi.
Polsek Karanggayam bersama aparat BPBD Kebumen dan perangkat Desa Selogiri langsung meninjau lokasi kejadian. Polisi melakukan pendataan, pemeriksaan kondisi rumah, pencatatan keterangan saksi, serta koordinasi dengan pihak pemerintah desa untuk langkah lanjutan.
Kapolsek Karanggayam Ipda Samun memimpin langsung proses penanganan, dibantu sejumlah personel, antara lain Aiptu Dwi Hariyantho, Aiptu Hari Cahyono, Aipda Warsono, dan Bripka Wahyudi.
Mereka bersama warga bergotong royong membersihkan material tanah serta mengevakuasi peralatan rumah tangga korban ke tempat aman. Polres Kebumen menegaskan pentingnya kewaspadaan menyusul tingginya curah hujan di wilayah selatan Jawa Tengah.
Kompol Faris Budiman mengimbau masyarakat di kawasan tebing atau perbukitan agar melakukan pemantauan mandiri terhadap kondisi tanah di sekitar permukiman.
“Curah hujan masih tinggi dan potensi longsor di Karanggayam Kebumen bisa terjadi sewaktu-waktu. Jika terlihat retakan atau pergerakan tanah, segera lapor ke aparat desa atau Polsek setempat,” ujarnya.
Selain Kecamatan Karanggayam, Polres Kebumen juga mencatat beberapa wilayah rawan bencana serupa seperti Karangsambung, Sempor, dan Alian. Warga diminta mengantisipasi bencana hidrometeorologi selama puncak musim penghujan.
Penulis : A.L. Khakim
Editor : A. Nandar
































Tinggalkan Balasan