12 Sep 2026
instagram youtube tiktok linkedin pinterest

12 Sep 2026

Tari Cing Po Ling Purworejo Pukau Penonton di Menoreh Tourism Festival 2025

- Penulis

Minggu, 26 Oktober 2025 - 07:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penampilan Tari Cing Po Ling Purworejo dalam perhelatan Menoreh Tourism Festival 2025 yang diselenggarakan oleh Dinas Pariwisata Kabupaten Kulon Progo.

i

Penampilan Tari Cing Po Ling Purworejo dalam perhelatan Menoreh Tourism Festival 2025 yang diselenggarakan oleh Dinas Pariwisata Kabupaten Kulon Progo.

KULON PROGO – Penampilan Tari Cing Po Ling Purworejo berhasil mencuri perhatian publik dalam perhelatan Menoreh Tourism Festival 2025 yang diselenggarakan oleh Dinas Pariwisata Kabupaten Kulon Progo, Sabtu (25/10/2025).

Acara budaya ini menampilkan parade seni dari berbagai daerah di Indonesia dan menjadi ajang promosi pariwisata berbasis kearifan lokal di wilayah Menoreh.

Festival yang dimulai sejak pukul 08.30 WIB tersebut mengambil rute dari Taman Budaya Kulon Progo dan berakhir di Kantor Pemkab Kulon Progo, melintasi Simpang 3 Dayakan, Simpang 4 Plaza UMY, hingga Alun-Alun Wates.

Ribuan pengunjung memadati sisi jalan untuk menyaksikan deretan atraksi budaya dari puluhan daerah, termasuk Ponorogo, Banyumas, Cirebon, Bangka Belitung, hingga Makassar.

Dalam ajang bergengsi ini, Tari Cing Po Ling Purworejo tampil sebagai salah satu atraksi terbaik yang berhasil mengundang sorak kagum penonton.

Tarian khas Kabupaten Purworejo tersebut dibawakan oleh kelompok seni Desa Kesawen, Kecamatan Pituruh, bekerja sama dengan siswa dari SDN Kesawen, SDN Ngandagan, SDN Prapaglor, SMPN 4 Purworejo, dan SMA 4 Purworejo.

Baca Juga:  Panen Raya Hari Santri 2025, LPPNU Purworejo Dorong Produktivitas Petani

Kolaborasi antarsekolah dan komunitas ini memperlihatkan semangat regenerasi dalam pelestarian budaya daerah Purworejo. Para penari muda menampilkan gerak ritmis khas Cing Po Ling dengan busana berwarna cerah dan iringan musik tradisional yang menggugah.

Kepala SDN Prapaglor, Khalimatus Sa’diyah, menyampaikan rasa bangganya atas keterlibatan anak didik dalam kegiatan budaya tingkat nasional ini.

“Dipilihnya siswa kami menjadi kebanggaan. Ini bukan hanya unjuk kebolehan, tetapi kesempatan bagi anak-anak untuk belajar mencintai budaya daerahnya,” ujarnya.

Selain Tari Cing Po Ling Purworejo, Menoreh Tourism Festival 2025 juga menampilkan Githa Madhani Drumcorp SD Muhammadiyah Mutihan Wates, peraih Juara Umum II Marching Band Piala Raja Hamengku Buwono X. Aksi mereka menambah semarak festival yang berlangsung hingga sore hari.

Kepala Dinas Pariwisata Kulon Progo menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan langkah strategis dalam memperkenalkan potensi budaya dan pariwisata daerah. Menurutnya, festival ini menjadi wadah bagi daerah untuk saling bertukar ekspresi budaya, mempererat hubungan sosial, dan memperluas jejaring promosi antarwilayah.

Baca Juga:  Sanggar Tari Prigel Purworejo Genap 40 Tahun, Teguhkan Regenerasi Seni dan Budaya

“Menoreh Tourism Festival bukan hanya perayaan budaya, tetapi juga momentum untuk memperkuat ekonomi kreatif daerah,” ujarnya dalam sambutan pembukaan.

Penampilan Tari Cing Po Ling Purworejo dinilai berhasil menghadirkan pesan penting tentang pentingnya regenerasi pelaku seni tradisional di era modern. Dengan melibatkan pelajar dari berbagai jenjang, Pemerintah Daerah Purworejo berupaya memastikan seni khas daerah tidak hanya dikenal, tetapi juga terus diwariskan lintas generasi.

Selain memperkuat daya tarik wisata budaya Jawa Tengah, keikutsertaan Purworejo di Menoreh Tourism Festival 2025 juga mempertegas eksistensi seni tradisional sebagai identitas penting di tengah pertumbuhan pariwisata berbasis modernisasi.

Festival ini membuktikan bahwa antara promosi wisata dan pelestarian budaya dapat berjalan beriringan. Melalui Tari Cing Po Ling Purworejo, kekayaan kultural daerah kembali dihidupkan, memberi kontribusi nyata bagi citra pariwisata Indonesia yang beragam dan inklusif.

Penulis : A.L. Khakim

Editor : A. Nandar

Follow WhatsApp Channel diengpost.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Gus Kikin Terpilih Jadi Ketum PBNU 2026-2031, Ini Profil dan Jejak Perjuangannya di Nahdlatul Ulama
JATMAN Gelar Istighatsah dan Manaqib Kubro Sambut Muktamar NU ke-35
Katib Syuriyah PBNU Ajak Peserta Muktamar Jombang Jaga Kemandirian Organisasi
Cari Solusi Baru, Presiden Prabowo Dorong Terobosan Penanganan Karhutla
KPK OTT Rektor Unsoed Terkait Dugaan Pemerasan Penerimaan Mahasiswa FK
Pejabat Kampus Terjaring OTT ke-19, Rektor Unsoed Dibawa KPK
Presiden Prabowo Subianto Tinjau Lokasi Kebakaran Hutan di Kubu Raya Kalimantan
Prabowo Resmi Lantik Sudaryono Jadi Kepala BGN

Berita Terkait

Senin, 31 Agustus 2026 - 14:09 WIB

Gus Kikin Terpilih Jadi Ketum PBNU 2026-2031, Ini Profil dan Jejak Perjuangannya di Nahdlatul Ulama

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 11:55 WIB

JATMAN Gelar Istighatsah dan Manaqib Kubro Sambut Muktamar NU ke-35

Selasa, 25 Agustus 2026 - 07:37 WIB

Cari Solusi Baru, Presiden Prabowo Dorong Terobosan Penanganan Karhutla

Minggu, 23 Agustus 2026 - 17:53 WIB

KPK OTT Rektor Unsoed Terkait Dugaan Pemerasan Penerimaan Mahasiswa FK

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 22:12 WIB

Pejabat Kampus Terjaring OTT ke-19, Rektor Unsoed Dibawa KPK

Berita Terbaru