700 Anak Ikuti Lomba Mewarnai Bertema Dombos Wonosobo, Angkat Potensi Peternakan Lokal

- Penulis

Kamis, 23 Oktober 2025 - 15:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

WONOSOBO – Sebanyak 700 anak TK dan RA mengikuti lomba mewarnai bertema Dombos Wonosobo dalam rangkaian kegiatan Gebyar Undian Tamades BPR BKK Wonosobo 2025, yang berlangsung di Sasana Adipura Kencana, Wonosobo, Minggu (19/10/2025).

Kegiatan bertema Dombos Wonosobo ini disambut antusias oleh masyarakat. Direktur Utama BPR BKK Wonosobo, Sudarsono, menjelaskan bahwa panitia awalnya hanya menargetkan 500 peserta. Namun, peningkatan minat dari orang tua dan sekolah membuat jumlah peserta meningkat hingga mencapai 700 anak.

“Lonjakan ini menunjukkan ruang-ruang kreatif bagi anak mendapat sambutan luas dari keluarga. Anak-anak perlu wadah untuk berkreasi dan berlatih keterampilan seni seperti pada lomba mewarnai bertema Dombos Wonosobo ini,” ujar Sudarsono.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut Sudarsono, pemilihan tema Dombos Wonosobo memiliki makna lebih dari sekadar ajang lomba. Tema tersebut diangkat untuk memperkenalkan potensi unggulan daerah sekaligus mendukung kesejahteraan para peternak domba lokal.

“Tahun ini kami sengaja mengangkat tema tentang Dombos Wonosobo untuk memberikan dukungan kepada para peternak. Ke depan, semoga potensinya semakin berkembang dan nilai ekonomi domba khas Wonosobo semakin meningkat,” jelasnya.

Baca Juga:  Polres Kebumen Salurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran di Buayan

Ia menambahkan, kegiatan ini juga menjadi media edukasi ringan bagi anak-anak agar mengenal identitas daerah mereka sejak dini, sekaligus melatih konsentrasi, ketelitian, dan kemampuan komposisi warna.

“Harapan kami, anak-anak bangga terhadap kekayaan lokalnya dan tumbuh karakter percaya diri saat berkarya,” ungkap Sudarsono.

Gebyar Undian Tamades BPR BKK Wonosobo 2025 berlangsung selama dua hari, 19–20 Oktober 2025, di Gedung Adipura Wonosobo. Selain lomba mewarnai Dombos Wonosobo, kegiatan ini juga mencakup Kontes Dombos, Gathering Peternak Domba Wonosobo, serta pengundian hadiah bagi nasabah.

Menurut Sudarsono, seluruh rangkaian acara tersebut bertujuan memperkuat ekosistem kreatif dan memperkenalkan potensi lokal masyarakat Wonosobo.

“Semua kegiatan kami persembahkan untuk masyarakat Wonosobo, agar potensi lokal seperti Dombos Wonosobo semakin dikenal luas,” ujarnya.

Salah satu pendamping peserta, Azis, warga Kecamatan Sukoharjo, menilai lomba mewarnai bertema Dombos Wonosobo memberikan manfaat besar bagi anak-anak. Motivasi utamanya adalah memberi ruang bagi anak untuk berekspresi melalui seni.

Baca Juga:  Diduga Sopir Mengantuk, Mobil Box di Purworejo Masuk ke Sungai Saat Melintas di Jembatan Gebang Butuh

“Menjadi juara bukan target utama. Kami sudah senang karena anak bisa menyalurkan kegemarannya. Ini juga melatih kepercayaan diri anak untuk berkompetisi,” ujarnya

Azis mengapresiasi langkah BPR BKK Wonosobo yang memilih tema Dombos Wonosobo. Menurutnya, tema itu tidak hanya mengasah kreativitas, tetapi juga mengenalkan potensi peternakan khas daerah dan menumbuhkan literasi lokal sejak dini.

“Kami berharap kegiatan seperti ini lebih sering digelar agar anak punya panggung menyalurkan minat dan belajar berkompetisi secara sehat,” tambahnya.

Melalui lomba mewarnai bertema Dombos Wonosobo, BPR BKK Wonosobo berharap masyarakat semakin mengenal potensi ekonomi dan budaya daerah. Domba Wonosobo atau Dombos dikenal sebagai hasil persilangan domba lokal yang memiliki nilai jual tinggi dan adaptif terhadap kondisi lingkungan dataran tinggi.

Langkah memperkenalkan Dombos Wonosobo kepada generasi muda diharapkan dapat memperkuat citra Wonosobo sebagai daerah potensial di sektor peternakan sekaligus menanamkan kebanggaan terhadap produk lokal.

Editor : A. Nandar

Follow WhatsApp Channel diengpost.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Prabowo Resmi Lantik Sudaryono Jadi Kepala BGN
Kado Budaya ke 18 Soroti Tantangan Kebudayaan dan Krisis Lingkungan
Kasad Sebut Lulusan Seskoad Angkatan Darat Harus Siap Hadapi Tantangan Masa Depan
Perkuat Sinergi Informasi TNI AD, Dispenad Gelar Silaturahmi Hangat Bersama Awak Media Massa
Viral Kesalahan Juri, MPR Minta Maaf Atas Insiden Penilaian LCC Empat Pilar 2026 Kalbar
Kemendikdasmen Beri Kepastian Nasib Guru Non-ASN hingga 2026
Cegah Pola Berulang Kasus Pencabulan Santriwati Pati, Satgas Khusus Pesantren Mendesak Dibentuk
Kasus Pencabulan Santriwati Pati: Polresta Pati Periksa Pengasuh Ponpes yang Jadi Tersangka

Berita Terkait

Rabu, 22 Juli 2026 - 21:23 WIB

Prabowo Resmi Lantik Sudaryono Jadi Kepala BGN

Senin, 22 Juni 2026 - 07:09 WIB

Kado Budaya ke 18 Soroti Tantangan Kebudayaan dan Krisis Lingkungan

Minggu, 14 Juni 2026 - 06:57 WIB

Kasad Sebut Lulusan Seskoad Angkatan Darat Harus Siap Hadapi Tantangan Masa Depan

Minggu, 31 Mei 2026 - 18:32 WIB

Perkuat Sinergi Informasi TNI AD, Dispenad Gelar Silaturahmi Hangat Bersama Awak Media Massa

Selasa, 12 Mei 2026 - 07:37 WIB

Viral Kesalahan Juri, MPR Minta Maaf Atas Insiden Penilaian LCC Empat Pilar 2026 Kalbar

Berita Terbaru

Sudaryono saat dilantik sebagai Kepala BGN di Istana Negara Jakarta.

Nasional

Prabowo Resmi Lantik Sudaryono Jadi Kepala BGN

Rabu, 22 Jul 2026 - 21:23 WIB