JAKARTA, DiengPost.com – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali menggegerkan publik setelah menangkap Syamsul Auliya Rachman dalam sebuah OTT Bupati Cilacap. Aksi penangkapan tersebut berlangsung pada Jumat (13/3/2026) saat umat Islam sedang menjalani ibadah bulan Ramadhan 1447 Hijriah.
Wakil Ketua KPK Fitroh Rohcahyanto memberikan konfirmasi singkat mengenai kebenaran informasi penangkapan kepala daerah Jawa Tengah tersebut. Selanjutnya, tim penyidik memiliki waktu selama 1 x 24 jam untuk menentukan status hukum para pihak terkait.
Oleh karena itu, publik masih menunggu pengumuman resmi mengenai rincian perkara yang menjerat bupati tersebut. Penangkapan kali ini menambah panjang daftar operasi senyap yang tim penyidik lakukan sepanjang tahun ini.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Menariknya, OTT Bupati Cilacap merupakan operasi kesembilan tahun 2026 sekaligus yang ketiga kalinya terjadi selama bulan suci Ramadhan. Maka dari itu, maraknya kasus korupsi pada periode ini menjadi sorotan tajam berbagai kalangan masyarakat.
“Benar,” ujar Fitroh Rohcahyanto singkat saat awak media mengonfirmasi kabar penangkapan tersebut.
Beliau memastikan bahwa tim lapangan telah menjalankan tugas sesuai prosedur hukum yang berlaku di Indonesia.
Rentetan Operasi Senyap KPK Sepanjang Tahun 2026
Sebelum insiden OTT Bupati Cilacap, KPK tercatat sangat aktif menyasar berbagai oknum pejabat di lingkungan kementerian maupun daerah.
Penulis : Adi
Editor : A. Nandar
Halaman : 1 2 Selanjutnya
































Tinggalkan Balasan