Gubernur Jateng Tawarkan Investasi Green Energy dan Agro Digital ke Kerabat Sultan Brunei

- Penulis

Rabu, 31 Desember 2025 - 09:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA — Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi mengadakan pertemuan dengan kerabat Kasultanan Brunei Darussalam, Pangiran Muda Abdul Qawi ibni Mohamed Bolkiah dan Tengku Amalin Aishah Putri binti Sultan Ismail Petra, di Jakarta, Senin (29/12/2025) malam.

Pertemuan tersebut bertujuan menjajaki peluang kerja sama dan menawarkan potensi investasi di berbagai sektor strategis di Jawa Tengah. Beberapa sektor yang ditawarkan antara lain pengembangan energi hijau (green energy), pengembangan Kawasan Industri Wijayakusuma (KIW), serta pengembangan Pasar Agro Digital Modern Soropadan.

“Pertemuan itu untuk mengakrabkan hubungan antara Brunei Darussalam dengan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah. Kami kemudian menyampaikan beberapa peluang investasi,” ujar Asisten Ekonomi dan Pembangunan Sekda Provinsi Jawa Tengah, Sujarwanto Dwiatmoko, seusai mendampingi Gubernur Ahmad Luthfi.

Sujarwanto menjelaskan bahwa dalam bidang green energy, pertemuan tersebut merupakan tindak lanjut dari agenda sebelumnya di Malaysia. Saat itu, telah ditandatangani nota kesepahaman antara PT JPEN (Jateng Petro Energi) dengan mitra terkait pengembangan teknologi Solar PV (photovoltaic) untuk pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) terapung di Jawa Tengah.

Untuk sektor industri, Gubernur Luthfi menekankan pentingnya pengembangan KIW Semarang sebagai kawasan industri berbasis energi hijau. Ia menginstruksikan agar seluruh kawasan industri di Jawa Tengah mengadopsi prinsip green industry sebagai standar pembangunan berkelanjutan.

Baca Juga:  UMKM : Kunci Kuat Ekonomi Indonesia yang Masih Sering Terabaikan

Di sektor pertanian, Pemprov Jateng menawarkan pengembangan Pasar Agro Digital Modern di Soropadan dan menjadikan Jawa Tengah sebagai pusat benih nasional. Hal ini sejalan dengan arah pembangunan Jateng 2026 yang meneguhkan posisi provinsi ini sebagai lumbung pangan nasional.

Pangiran Muda Abdul Qawi dan Tengku Amalin Aishah Putri telah mendengarkan seluruh paparan potensi dari Pemprov dan BUMD Jawa Tengah. Keduanya menyatakan ketertarikan dan merencanakan kunjungan lapangan (field trip) ke Jawa Tengah untuk melihat langsung potensi investasi dan sektor pariwisata yang ditawarkan.

Editor : A. Nandar

Sumber Berita: Pemprov Jateng

Follow WhatsApp Channel diengpost.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

KPK Tetapkan Ajudan dan Bupati Tulungagung Jadi Tersangka Korupsi
Viral Video Sepeda Motor BGN, Dadan Hindayana Beri Klarifikasi
Rupiah Tembus Rp17.000, Airlangga Sebut Mata Uang Lain Juga Melemah
Presiden Prabowo Beri Penghormatan Terakhir bagi Prajurit TNI Gugur di Lebanon
Menkeu Purbaya Jamin Harga BBM Bersubsidi Tidak Naik hingga Akhir 2026
Menteri Purbaya Siapkan Tambahan Subsidi Energi Nasional Rp100 Triliun
Pemerintah Tegaskan Harga BBM Tidak Naik Baik Subsidi Maupun Non-Subsidi
Prabowo Tegaskan Kasus Penyiraman Air Keras Aktivis Kriminal Serius

Berita Terkait

Minggu, 12 April 2026 - 23:28 WIB

KPK Tetapkan Ajudan dan Bupati Tulungagung Jadi Tersangka Korupsi

Kamis, 9 April 2026 - 10:02 WIB

Viral Video Sepeda Motor BGN, Dadan Hindayana Beri Klarifikasi

Rabu, 8 April 2026 - 07:24 WIB

Rupiah Tembus Rp17.000, Airlangga Sebut Mata Uang Lain Juga Melemah

Selasa, 7 April 2026 - 14:11 WIB

Presiden Prabowo Beri Penghormatan Terakhir bagi Prajurit TNI Gugur di Lebanon

Selasa, 7 April 2026 - 07:20 WIB

Menkeu Purbaya Jamin Harga BBM Bersubsidi Tidak Naik hingga Akhir 2026

Berita Terbaru