TNI Kerahkan Puluhan Ribu Prajurit Amankan Aset Strategis di Bangka dan Morowali

- Penulis

Sabtu, 22 November 2025 - 07:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Pertahanan RI Sjafrie Sjamsoeddin bersama Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto.

i

Menteri Pertahanan RI Sjafrie Sjamsoeddin bersama Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto.

Sebelumnya, Presiden RI menyoroti indikasi kuat maraknya aktivitas tambang ilegal di Bangka Belitung yang mencapai sekitar 1.000 titik. Kondisi itu membuat Indonesia kehilangan hingga 80 persen dari total produksi timah nasional. Presiden lalu memerintahkan TNI memperketat pengawasan seluruh jalur distribusi material tambang.

“Saya perintahkan TNI untuk memblokir seluruh jalur masuk dan keluar di Pulau Bangka dan Pulau Belitung. Negara harus mengetahui secara pasti apa yang keluar dan apa yang masuk. Kita tidak boleh terus dirugikan,” tegas Presiden dalam arahannya.

Baca Juga:  Hari Armada RI 2025, Kasal Pastikan Tambah Unsur TNI AL untuk Bantu Korban Bencana di Sumatera

Menindaklanjuti instruksi tersebut, TNI mengerahkan pasukan besar beserta berbagai alat utama sistem senjata (alutsista), mulai dari kendaraan taktis Maung, drone pengintai, kapal perang KRI dan KAL, hingga armada udara seperti pesawat F-16, Hercules, CN-295, helikopter Caracal, dan Super Puma.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selama latihan di Bangka Belitung, Menhan dan Panglima TNI menyaksikan sejumlah demonstrasi kemampuan, antara lain serangan udara langsung (SUL) oleh pesawat F-16 dari Wing Udara 31, penerjunan taktis pasukan Yonif 501, simulasi penangkapan ponton ilegal, sampai peninjauan langsung ke lokasi penambangan pasir.

Baca Juga:  Tanah Longsor di Kemiri Purworejo Terjang Rumah Warga Usai Hujan Deras

Menhan Sjafrie Sjamsoeddin menegaskan latihan ini bertujuan memperkuat penegakan kedaulatan dan menertibkan potensi pelanggaran di sektor pertambangan.

“Tujuannya satu, bagaimana negara berdaulat memiliki kemampuan untuk menegakkan peraturan dan melakukan penertiban dalam rangka pengamanan sumber daya alam sebagai bagian dari kedaulatan NKRI,” ujarnya.

Penulis : Afandi

Editor : A. Nandar

Follow WhatsApp Channel diengpost.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

KPK Tetapkan Ajudan dan Bupati Tulungagung Jadi Tersangka Korupsi
Viral Video Sepeda Motor BGN, Dadan Hindayana Beri Klarifikasi
Rupiah Tembus Rp17.000, Airlangga Sebut Mata Uang Lain Juga Melemah
Presiden Prabowo Beri Penghormatan Terakhir bagi Prajurit TNI Gugur di Lebanon
Menkeu Purbaya Jamin Harga BBM Bersubsidi Tidak Naik hingga Akhir 2026
Menteri Purbaya Siapkan Tambahan Subsidi Energi Nasional Rp100 Triliun
Pemerintah Tegaskan Harga BBM Tidak Naik Baik Subsidi Maupun Non-Subsidi
Prabowo Tegaskan Kasus Penyiraman Air Keras Aktivis Kriminal Serius

Berita Terkait

Minggu, 12 April 2026 - 23:28 WIB

KPK Tetapkan Ajudan dan Bupati Tulungagung Jadi Tersangka Korupsi

Kamis, 9 April 2026 - 10:02 WIB

Viral Video Sepeda Motor BGN, Dadan Hindayana Beri Klarifikasi

Rabu, 8 April 2026 - 07:24 WIB

Rupiah Tembus Rp17.000, Airlangga Sebut Mata Uang Lain Juga Melemah

Selasa, 7 April 2026 - 14:11 WIB

Presiden Prabowo Beri Penghormatan Terakhir bagi Prajurit TNI Gugur di Lebanon

Selasa, 7 April 2026 - 07:20 WIB

Menkeu Purbaya Jamin Harga BBM Bersubsidi Tidak Naik hingga Akhir 2026

Berita Terbaru