Sinergi Eksekutif dan Legislatif Purworejo Didorong untuk Majukan Seni dan Kebudayaan

- Penulis

Minggu, 26 Oktober 2025 - 13:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pembukaan kegiatan Gelar Apresiasi Seni DPRD Purworejo 2025.

i

Pembukaan kegiatan Gelar Apresiasi Seni DPRD Purworejo 2025.

PURWOREJO – Komitmen memperkuat sinergi eksekutif dan legislatif Purworejo dalam bidang kebudayaan kembali ditegaskan melalui kegiatan Gelar Apresiasi Seni DPRD Purworejo 2025. Acara ini diselenggarakan untuk memperingati Hari Jadi ke-77 DPRD Kabupaten Purworejo dan menjadi sarana penguatan kolaborasi antara pemerintah, wakil rakyat, serta masyarakat seni.

Dalam acara yang berlangsung Sabtu (25/10/2025) tersebut, Bupati Purworejo, Yuli Hastuti melalui Plh. Sekretaris Daerah Kabupaten Purworejo, Tolkhah menyoroti pentingnya peran bersama antara pemerintah dan DPRD dalam membangun ekosistem kebudayaan yang adaptif dan berkelanjutan.

“Kebudayaan akan tetap hidup jika diteruskan oleh generasi muda. Para pendidik dan seniman memiliki peran penting untuk terus berkarya, berlatih, dan menumbuhkan kecintaan terhadap budaya lokal,” ujar Tolkhah.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Melalui momentum sinergi eksekutif dan legislatif Purworejo, pemerintah menegaskan kembali bahwa seni dan kebudayaan bukan sekadar hiburan, melainkan pilar penting pembangunan karakter masyarakat. Kegiatan kesenian seperti Gelar Apresiasi DPRD menjadi wadah ekspresi sekaligus ruang silaturahmi bagi pelaku budaya agar tetap produktif.

Baca Juga:  Kencrengan, Kesenian Islami Purworejo yang Tetap Hidup di Tengah Arus Modern

“Melalui dukungan bersama antara pemerintah, DPRD, dan masyarakat, seni kerakyatan akan semakin hidup, tumbuh, dan membanggakan, baik di tingkat nasional maupun internasional,” lanjut Tolkhah.

Penegasan ini mencerminkan arah kebijakan Pemkab Purworejo dalam memperkuat fungsi kebudayaan sebagai bagian dari pembangunan daerah yang berkelanjutan. Dalam konteks data, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Purworejo mencatat lebih dari 120 komunitas seni aktif di seluruh kecamatan, dengan sebagian besar masih mempertahankan tradisi lokal seperti jaran kepang, kuda lumping, dan tari lengger.

Pemerintah juga menyoroti pentingnya keterlibatan anak muda dalam pelestarian budaya. Bupati melalui Plh Sekda menegaskan, regenerasi pelaku seni akan menjadi kunci keberlanjutan kebudayaan Purworejo.

“Para pendidik dan seniman adalah pewaris sekaligus penerus kebudayaan Purworejo,” disampaikan Tolkhah.

Baca Juga:  Hari Santri Nasional 2025 di Purworejo: PCNU Gelar Istighosah dan Mujahadah Akbar

Selain itu, acara Gelar Apresiasi Seni DPRD Purworejo 2025 juga diisi dengan berbagai penampilan seni tradisional dari 16 kecamatan. Kegiatan ini memperlihatkan pluralitas kesenian lokal yang masih terjaga melalui komunitas masyarakat dan lembaga pendidikan.

Kegiatan seni tahunan yang diinisiasi DPRD Purworejo ini menjadi simbol nyata sinergi dua lembaga, yaitu eksekutif dan legislatif dalam menghidupkan kembali kesenian rakyat. Dalam konteks pemerintahan daerah, kolaborasi ini dinilai penting untuk menjaga keseimbangan antara kebijakan pembangunan fisik dan pelestarian nilai budaya lokal.

“Selamat menyaksikan pertunjukan malam ini. Semoga memberi kesan mendalam dan menumbuhkan rasa bangga terhadap kekayaan seni dan budaya Kabupaten Purworejo,” tutup Tolkhah.

Acara ini menandai terus tumbuhnya kesadaran bahwa pembangunan daerah tidak cukup hanya diukur dari infrastruktur dan ekonomi, tetapi juga dari sejauh mana sinergi eksekutif dan legislatif Purworejo dapat menjaga identitas dan kebanggaan kultural masyarakatnya.

Penulis : A.L. Khakim

Editor : A. Nandar

Follow WhatsApp Channel diengpost.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Prabowo Resmi Lantik Sudaryono Jadi Kepala BGN
Kado Budaya ke 18 Soroti Tantangan Kebudayaan dan Krisis Lingkungan
Kasad Sebut Lulusan Seskoad Angkatan Darat Harus Siap Hadapi Tantangan Masa Depan
Perkuat Sinergi Informasi TNI AD, Dispenad Gelar Silaturahmi Hangat Bersama Awak Media Massa
Viral Kesalahan Juri, MPR Minta Maaf Atas Insiden Penilaian LCC Empat Pilar 2026 Kalbar
Kemendikdasmen Beri Kepastian Nasib Guru Non-ASN hingga 2026
Cegah Pola Berulang Kasus Pencabulan Santriwati Pati, Satgas Khusus Pesantren Mendesak Dibentuk
Kasus Pencabulan Santriwati Pati: Polresta Pati Periksa Pengasuh Ponpes yang Jadi Tersangka

Berita Terkait

Rabu, 22 Juli 2026 - 21:23 WIB

Prabowo Resmi Lantik Sudaryono Jadi Kepala BGN

Senin, 22 Juni 2026 - 07:09 WIB

Kado Budaya ke 18 Soroti Tantangan Kebudayaan dan Krisis Lingkungan

Minggu, 14 Juni 2026 - 06:57 WIB

Kasad Sebut Lulusan Seskoad Angkatan Darat Harus Siap Hadapi Tantangan Masa Depan

Minggu, 31 Mei 2026 - 18:32 WIB

Perkuat Sinergi Informasi TNI AD, Dispenad Gelar Silaturahmi Hangat Bersama Awak Media Massa

Selasa, 12 Mei 2026 - 07:37 WIB

Viral Kesalahan Juri, MPR Minta Maaf Atas Insiden Penilaian LCC Empat Pilar 2026 Kalbar

Berita Terbaru

Sudaryono saat dilantik sebagai Kepala BGN di Istana Negara Jakarta.

Nasional

Prabowo Resmi Lantik Sudaryono Jadi Kepala BGN

Rabu, 22 Jul 2026 - 21:23 WIB