Tingkatkan Produktivitas Pertanian, Pemkab Purworejo Dorong Petani Terapkan Teknologi Modern

- Penulis

Rabu, 15 Oktober 2025 - 13:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Purworejo, Yuli Hastuti panen Demplot padi di Desa Harjobinangun, Kecamatan Grabag, Selasa (14/10/2025).

i

Bupati Purworejo, Yuli Hastuti panen Demplot padi di Desa Harjobinangun, Kecamatan Grabag, Selasa (14/10/2025).

PURWOREJO – Pemerintah Kabupaten Purworejo mengintensifkan upaya mendorong petani agar menerapkan teknologi usaha tani modern demi meningkatkan kualitas dan kuantitas hasil pertanian di wilayahnya.

Program ini dinilai menjadi langkah strategis untuk memastikan ketahanan pangan dan kesejahteraan petani, mengingat sektor pertanian merupakan salah satu pilar utama pembangunan di Purworejo.

Bupati Purworejo, Yuli Hastuti menegaskan pentingnya teknologi usaha tani modern saat menghadiri panen Demplot (Demonstration Plot/lahan percontohan) padi di Desa Harjobinangun, Kecamatan Grabag, Selasa (14/10/2025).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Peningkatan kapasitas petani, efisiensi produksi, dan optimalisasi lahan pertanian menjadi perhatian penting Pemerintah Daerah dalam kerangka pembangunan yang selaras dengan visi Purworejo Berseri,” ujar Yuli Hastuti.

Baca Juga:  Hari Armada RI 2025, Kasal Pastikan Tambah Unsur TNI AL untuk Bantu Korban Bencana di Sumatera

Kegiatan panen Demplot di Harjobinangun sendiri merupakan hasil kolaborasi antara petani dan PT Multidaya Putra Sejahtera (MPS), produsen pupuk pertanian skala nasional.

Teknologi usaha tani modern yang digunakan dalam pendampingan di lahan percontohan ini telah terbukti mampu menghasilkan panen padi melimpah, sekaligus menjadi bahan pembelajaran bagi petani lain di Purworejo untuk mengadopsi praktik serupa.

“Momentum panen ini memotivasi petani agar terus berinovasi dan mengadopsi teknologi usaha tani modern yang efisien dan ramah lingkungan,” jelas Bupati.

Selain itu, Yuli Hastuti menyampaikan apresiasi kepada PT MPS serta seluruh pihak terkait atas dukungan terhadap pertanian Purworejo sebagai salah satu lumbung padi di Jawa Tengah.

Baca Juga:  Manfaatkan Pompa Air Tenaga Surya, Petani Kebumen Panen Tiga Kali Setahun

Direktur PT MPS Ailin turut menegaskan komitmen perusahaan dalam pendampingan petani melalui penerapan teknologi usaha tani modern. Ia berharap, keberhasilan panen di Harjobinangun dapat direplikasi di desa lain yang memiliki potensi pertanian serupa.

“Sinergi ini kami lakukan untuk membantu petani meningkatkan hasil panen, sekaligus jadi role model pertanian modern di daerah,” kata Ailin.

Upaya Pemkab Purworejo untuk memasyarakatkan teknologi usaha tani modern tidak hanya terkait efisiensi dan produktivitas, tetapi juga diarahkan pada aspek ketahanan pangan dan pelestarian lingkungan jangka panjang.

Penulis : A.L. Khakim

Editor : A. Nandar

Follow WhatsApp Channel diengpost.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Kasad Sebut Lulusan Seskoad Angkatan Darat Harus Siap Hadapi Tantangan Masa Depan
Perkuat Sinergi Informasi TNI AD, Dispenad Gelar Silaturahmi Hangat Bersama Awak Media Massa
Viral Kesalahan Juri, MPR Minta Maaf Atas Insiden Penilaian LCC Empat Pilar 2026 Kalbar
Kemendikdasmen Beri Kepastian Nasib Guru Non-ASN hingga 2026
Cegah Pola Berulang Kasus Pencabulan Santriwati Pati, Satgas Khusus Pesantren Mendesak Dibentuk
Kasus Pencabulan Santriwati Pati: Polresta Pati Periksa Pengasuh Ponpes yang Jadi Tersangka
KRI Bima Suci Tiba di Singapura: Kapal Latih TNI AL Perkuat Diplomasi Maritim
Fakta Baru Kekerasan Daycare Yogyakarta: Pengasuh Sebut Ada Perintah Atasan

Berita Terkait

Minggu, 14 Juni 2026 - 06:57 WIB

Kasad Sebut Lulusan Seskoad Angkatan Darat Harus Siap Hadapi Tantangan Masa Depan

Minggu, 31 Mei 2026 - 18:32 WIB

Perkuat Sinergi Informasi TNI AD, Dispenad Gelar Silaturahmi Hangat Bersama Awak Media Massa

Selasa, 12 Mei 2026 - 07:37 WIB

Viral Kesalahan Juri, MPR Minta Maaf Atas Insiden Penilaian LCC Empat Pilar 2026 Kalbar

Sabtu, 9 Mei 2026 - 19:51 WIB

Kemendikdasmen Beri Kepastian Nasib Guru Non-ASN hingga 2026

Jumat, 8 Mei 2026 - 11:16 WIB

Cegah Pola Berulang Kasus Pencabulan Santriwati Pati, Satgas Khusus Pesantren Mendesak Dibentuk

Berita Terbaru