13 Sep 2026
instagram youtube tiktok linkedin pinterest

13 Sep 2026

Polri Fasilitasi KUR dan Penyerapan Bulog untuk Petani Jagung, Putus Rantai Tengkulak

- Penulis

Senin, 9 Februari 2026 - 09:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Rapat koordinasi yang digelar di Mabes Polri, Jumat (6/2/2026), dan diikuti secara daring oleh seluruh gugus tugas Polda se-Indonesia.

i

Rapat koordinasi yang digelar di Mabes Polri, Jumat (6/2/2026), dan diikuti secara daring oleh seluruh gugus tugas Polda se-Indonesia.

JAKARTA, DiengPost.com — Polri menggandeng sejumlah kementerian dan lembaga untuk memperkuat ketahanan pangan nasional melalui pengembangan ekosistem pertanian jagung pakan ternak. Salah satu fokus utama adalah memutus rantai tengkulak dengan memfasilitasi akses permodalan dan penyerapan hasil panen oleh Bulog.

Langkah strategis ini dibahas dalam rapat koordinasi yang digelar di Mabes Polri, Jumat (6/2/2026), dan diikuti secara daring oleh seluruh gugus tugas Polda se-Indonesia. Rapat dipimpin Karobinkar SSDM Polri sekaligus Wakil Posko Gugus Tugas Ketahanan Pangan, Brigjen Langgeng Purnomo.

“Kami melaksanakan analisa dan evaluasi hasil kinerja tahun sebelumnya. Indonesia berhasil tanpa impor jagung pakan ternak pada 2025. Rakor ini kami laksanakan untuk konsolidasi dan kolaborasi menjalankan strategi ke depan tahun 2026 menjadi lebih baik lagi,” ujar Brigjen Langgeng.

Baca Juga:  Mentan Apresiasi Pedagang Patuh HET, Harga Pangan Terkendali

Di sisi hulu, Polri memfasilitasi kelompok tani (Poktan) jagung untuk mengakses Kredit Usaha Rakyat (KUR) melalui Himpunan Bank Milik Negara (Himbara). Contohnya di wilayah Polda Jawa Barat, seperti Nagreg dan Ciamis, petani mendapatkan kredit modal untuk menanam dan memperluas lahan jagung.

Senior Vice President BRI, Danang Andi Wijanarko, menyampaikan bahwa BRI telah menyiapkan plafon sebesar Rp180 triliun untuk pembiayaan KUR Mikro di sektor pertanian, termasuk jagung.

Baca Juga:  Panen Raya Jagung di Kalimiru Purworejo, Dorong Ketahanan Pangan Daerah

Di sisi hilir, Polri menjalin kerja sama dengan Perum Bulog untuk menyerap hasil panen petani dengan harga yang menguntungkan. Hal ini bertujuan mencegah petani menjual hasil panen ke tengkulak dengan harga rendah.

Pengadaan jagung oleh Bulog tahun 2026 mengacu pada Surat Dinas Internal Nomor SDI-217/DU000/PD.02.01/12012026 tertanggal 12 Januari 2026, dengan target 1 juta ton untuk cadangan pangan pemerintah. Harga pembelian ditetapkan sebesar Rp6.400 per kilogram.

Penulis : A.L. Khakim

Editor : A. Nandar

Follow WhatsApp Channel diengpost.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Gus Kikin Terpilih Jadi Ketum PBNU 2026-2031, Ini Profil dan Jejak Perjuangannya di Nahdlatul Ulama
JATMAN Gelar Istighatsah dan Manaqib Kubro Sambut Muktamar NU ke-35
Katib Syuriyah PBNU Ajak Peserta Muktamar Jombang Jaga Kemandirian Organisasi
Cari Solusi Baru, Presiden Prabowo Dorong Terobosan Penanganan Karhutla
KPK OTT Rektor Unsoed Terkait Dugaan Pemerasan Penerimaan Mahasiswa FK
Pejabat Kampus Terjaring OTT ke-19, Rektor Unsoed Dibawa KPK
Presiden Prabowo Subianto Tinjau Lokasi Kebakaran Hutan di Kubu Raya Kalimantan
Prabowo Resmi Lantik Sudaryono Jadi Kepala BGN

Berita Terkait

Senin, 31 Agustus 2026 - 14:09 WIB

Gus Kikin Terpilih Jadi Ketum PBNU 2026-2031, Ini Profil dan Jejak Perjuangannya di Nahdlatul Ulama

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 11:55 WIB

JATMAN Gelar Istighatsah dan Manaqib Kubro Sambut Muktamar NU ke-35

Selasa, 25 Agustus 2026 - 07:37 WIB

Cari Solusi Baru, Presiden Prabowo Dorong Terobosan Penanganan Karhutla

Minggu, 23 Agustus 2026 - 17:53 WIB

KPK OTT Rektor Unsoed Terkait Dugaan Pemerasan Penerimaan Mahasiswa FK

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 22:12 WIB

Pejabat Kampus Terjaring OTT ke-19, Rektor Unsoed Dibawa KPK

Berita Terbaru