12 Sep 2026
instagram youtube tiktok linkedin pinterest

12 Sep 2026

Intip 8 Rutinitas Malam yang Diam-diam Bikin Jantung Lebih Sehat

- Penulis

Senin, 29 Desember 2025 - 22:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gambar Ilustrasi orang tidur nyenyak saat malam hari.

i

Gambar Ilustrasi orang tidur nyenyak saat malam hari.

2. Menjaga Jam Tidur yang Konsisten

Bukan hanya lamanya tidur, tetapi juga keteraturan waktu tidur dan bangun yang berpengaruh pada jantung. Penelitian mengenai jadwal tidur menunjukkan bahwa variasi jam tidur yang terlalu besar dari hari ke hari berkaitan dengan risiko kardiovaskular yang lebih tinggi.

Dengan menjaga jam tidur dan bangun yang relatif sama setiap hari, ritme sirkadian tubuh menjadi lebih stabil, membantu mengatur tekanan darah, hormon, dan metabolisme.

Studi kecil tentang konsistensi jam tidur pada penderita hipertensi bahkan menemukan perbaikan tekanan darah malam hari setelah jadwal tidur dibuat lebih teratur.

Baca Juga:  Grebek Jumat, Warga Talunombo Dapat Layanan Kesehatan Gratis Usai Sholat Jumat

3. Membuat Ritual ‘Wind Down’ Tenang

Banyak panduan kesehatan jantung merekomendasikan rutinitas relaksasi 20–30 menit sebelum tidur, seperti membaca buku, mandi air hangat, atau latihan pernapasan. Aktivitas ini mengirim sinyal ke otak bahwa waktu istirahat sudah dekat sehingga tubuh lebih mudah bertransisi ke fase tidur nyenyak.

Stres harian yang tidak dikelola dapat meningkatkan tekanan darah dan menjadi faktor risiko penting penyakit jantung. Mengintegrasikan teknik relaksasi sederhana di malam hari membantu menurunkan ketegangan mental dan fisik, yang pada akhirnya meringankan beban kerja jantung.

Baca Juga:  Tetap Waras di Era Digital : 6 Cara Ampuh Jaga Kesehatan Mental dari Stres Media Sosial

4. Membatasi Gadget dan Cahaya Biru

Paparan cahaya biru dari ponsel, tablet, atau laptop pada malam hari menghambat produksi melatonin, hormon yang mengatur rasa kantuk. Gangguan produksi melatonin dapat memundurkan jam biologis dan mengacaukan pola tidur yang berujung pada kualitas tidur buruk.

Kualitas tidur yang buruk, meski durasinya cukup, tetap dikaitkan dengan peningkatan risiko penyakit jantung dan pembuluh darah. Beberapa ulasan ilmiah menemukan bahwa keluhan insomnia dan tidur tidak nyenyak berhubungan dengan peningkatan risiko kejadian kardiovaskular hingga belasan persen.

Editor : A. Nandar

Follow WhatsApp Channel diengpost.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Menjelang Apple Event, Benarkah Peluncuran iPhone 18 Pro Bakal Digelar 9 September 2026?
Harga Emas Antam Sabtu 29 Agustus 2026 Turun Rp48.000, Cek Daftar Harga Terbarunya
Benarkah Radiasi HP Bisa Menyebabkan Kanker? Dokter Jelaskan Perbedaan Radiasi Pengion dan Non-Pengion
Inul Daratista Sebut Dangdut Makin Universal, Bisa Masuk ke Berbagai Genre Musik
Vidi Aldiano Meninggal Dunia, Dunia Musik Indonesia Berduka
Libur Nasional 2026 Resmi Ditetapkan, Ini Daftar Lengkapnya
Harga Emas Galeri 24 dan UBS Kompak Turun, Cek Daftar Terbarunya
Oppo Luncurkan Reno15 Series di Indonesia, Usung Fitur AI Popout dan Slow-Mo

Berita Terkait

Sabtu, 5 September 2026 - 16:24 WIB

Menjelang Apple Event, Benarkah Peluncuran iPhone 18 Pro Bakal Digelar 9 September 2026?

Minggu, 30 Agustus 2026 - 03:22 WIB

Harga Emas Antam Sabtu 29 Agustus 2026 Turun Rp48.000, Cek Daftar Harga Terbarunya

Minggu, 30 Agustus 2026 - 02:59 WIB

Benarkah Radiasi HP Bisa Menyebabkan Kanker? Dokter Jelaskan Perbedaan Radiasi Pengion dan Non-Pengion

Sabtu, 20 Juni 2026 - 04:24 WIB

Inul Daratista Sebut Dangdut Makin Universal, Bisa Masuk ke Berbagai Genre Musik

Sabtu, 7 Maret 2026 - 19:29 WIB

Vidi Aldiano Meninggal Dunia, Dunia Musik Indonesia Berduka

Berita Terbaru