12 Sep 2026
instagram youtube tiktok linkedin pinterest

12 Sep 2026

Berjalan Kaki 10.000 Langkah per Hari, Apakah Benar Baik untuk Semua Orang

- Penulis

Jumat, 24 Oktober 2025 - 10:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gambar ilustrasi berjalan kaki.

i

Gambar ilustrasi berjalan kaki.

WONOSOBO – Selama bertahun-tahun, anjuran berjalan 10.000 langkah per hari menjadi mantra kesehatan yang diyakini banyak orang. Aplikasi kebugaran, smartwatch, hingga iklan sepatu olahraga sering menjadikan angka ini sebagai patokan ideal gaya hidup sehat.

Tapi, apakah benar semua orang harus menempuh 10.000 langkah agar tubuh tetap bugar?

Asal-Usul Angka 10.000 Langkah

Fakta menariknya, angka ini bukan berasal dari penelitian medis. Istilah ‘10.000 langkah’ muncul pertama kali dari kampanye pemasaran pedometer buatan Jepang pada tahun 1960-an.

Nama alat tersebut, ‘manpo-kei’, secara harfiah berarti ‘penghitung 10.000 langkah’. Sejak itu, angka ini terlanjur dipercaya sebagai standar universal kesehatan, padahal secara ilmiah belum tentu cocok untuk semua orang.

Temuan Ilmiah Terbaru

Penelitian dari Harvard Medical School dan JAMA Internal Medicine menunjukkan bahwa manfaat kesehatan signifikan mulai terasa bahkan sejak 6.000–8.000 langkah per hari. Berjalan lebih dari itu memang menambah sedikit keuntungan, tetapi tidak selalu memberikan peningkatan besar terhadap kebugaran atau umur panjang.

Baca Juga:  Rahasia Memulai Hidup Sehat : Tips Simpel untuk Pemula yang Sibuk

Selain itu, faktor usia, kondisi kesehatan, hingga tingkat aktivitas harian seseorang sangat memengaruhi kebutuhan langkah optimalnya.

1. Usia muda dan aktif, target 8.000–10.000 langkah mungkin ideal.

2. Lansia atau pemula, 4.000–7.000 langkah sudah cukup untuk menjaga sirkulasi darah dan kebugaran jantung.

Pekerja duduk lama: menambah aktivitas ringan setiap jam lebih efektif daripada fokus mengejar angka 10.000.

Alternatif Olahraga Harian yang Sama Efektif

Tidak semua orang punya waktu berjalan sejauh 8 kilometer setiap hari. Untungnya, banyak cara lain untuk memperoleh manfaat serupa, bahkan dalam waktu singkat, diantaranya adalah:

1. Latihan interval intensitas tinggi (HIIT): cukup 15–20 menit, membakar kalori setara dengan 10.000 langkah.

2. Bersepeda santai 30 menit, membantu meningkatkan kapasitas jantung dan paru.

Baca Juga:  Layanan Stroke Terpadu RSUD dr. Tjitrowardojo Purworejo, Upaya Tangani Pasien dalam Golden Period

3. Yoga atau pilates, untuk meningkatkan fleksibilitas dan memperbaiki postur tubuh.

4. Naik tangga dan berjalan singkat di sela kerja, ini meningkatkan metabolisme tanpa perlu waktu khusus berolahraga.

Kuncinya bukan semata pada angka langkah, tetapi konsistensi aktivitas fisik sepanjang hari. Tubuh lebih sehat ketika otot terus digunakan secara teratur, tidak peduli apakah itu dari berjalan, bersepeda, atau sekadar melakukan pekerjaan rumah tangga.

Intinya : Geraklah, Tak Harus Mengejar Angka

Mitos 10.000 langkah mengajarkan sesuatu yang baik, yaitu pentingnya bergerak. Namun, yang lebih penting dari jumlah langkah adalah kualitas aktivitas dan kebiasaan aktif sepanjang hari.

Daripada stres mengejar angka di arloji pintar, lebih baik jadikan bergerak sebagai bagian alami dalam rutinitas, entah dengan berjalan ke warung, berkebun, atau berolahraga ringan di rumah.

Editor : A. Nandar

Follow WhatsApp Channel diengpost.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Marrystone Culture Carnival: Ketika Kebudayaan Tumbuh dan Berakar di Desa
Pordasi : Ekosistem Industri Berkuda Indonesia Makin Tumbuh Positif
FORKI Lampung Gelar Gubernur Cup, Seleksi Atlet Menuju Kejurnas Karate
Putra Zlatan, Maximilian Ibrahimovic Resmi Gabung Ajax Amsterdam
PSSI Tunjuk Eks Pelatih Kanada, Fokus Bangun Timnas Menuju 2026
Lari Pagi di Dataran Tinggi : Menyatu dengan Alam, Menjaga Vitalitas
SEA Games 2025 Jadi Ajang Uji Menuju Olimpiade 2028, Indonesia Kirim 996 Atlet ke Thailand
Kontingen Indonesia Tampil Percaya Diri di Pembukaan Asean School Games 2025 Brunei

Berita Terkait

Selasa, 25 Agustus 2026 - 09:08 WIB

Marrystone Culture Carnival: Ketika Kebudayaan Tumbuh dan Berakar di Desa

Sabtu, 17 Januari 2026 - 09:30 WIB

Pordasi : Ekosistem Industri Berkuda Indonesia Makin Tumbuh Positif

Jumat, 16 Januari 2026 - 22:14 WIB

FORKI Lampung Gelar Gubernur Cup, Seleksi Atlet Menuju Kejurnas Karate

Kamis, 15 Januari 2026 - 18:02 WIB

Putra Zlatan, Maximilian Ibrahimovic Resmi Gabung Ajax Amsterdam

Minggu, 4 Januari 2026 - 12:26 WIB

PSSI Tunjuk Eks Pelatih Kanada, Fokus Bangun Timnas Menuju 2026

Berita Terbaru