Wonosobo Kirim 34 Siswa Terbaik ke Lomba MAPSI SD Jawa Tengah 2025

- Penulis

Jumat, 17 Oktober 2025 - 09:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Asisten Administrasi Umum Setda Wonosobo, dr. Mohammad Riyanto melepas kontingen Wonosobo untuk Lomba MAPSI Jawa Tengah. (Ist/diengpost.com)

i

Asisten Administrasi Umum Setda Wonosobo, dr. Mohammad Riyanto melepas kontingen Wonosobo untuk Lomba MAPSI Jawa Tengah. (Ist/diengpost.com)

WONOSOBO – Pemerintah Kabupaten Wonosobo resmi melepas kontingen siswa untuk mengikuti Lomba Mata Pelajaran dan Seni Islami (MAPSI) SD ke-26 tingkat Provinsi Jawa Tengah 2025, yang akan berlangsung di Kabupaten Purbalingga pada 17–19 Oktober 2025.

Pelepasan dilakukan pada Selasa (14/10/2025) di Pendopo Selatan, dan dihadiri oleh unsur pemerintah daerah, guru pendamping, serta perwakilan dari Kelompok Kerja Guru Pendidikan Agama Islam (KKG PAI) Kabupaten Wonosobo.

Menurut data yang disampaikan oleh panitia, kontingen Wonosobo terdiri dari 34 siswa-siswi terpilih yang telah melewati seleksi ketat di tingkat kabupaten. Mereka akan berlaga dalam 13 cabang lomba yang mencakup bidang mata pelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) dan seni budaya Islami.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Cabang lomba tersebut antara lain, penguatan mata pelajaran PAI, praktik wudhu dan sholat, keterampilan adzan dan iqomah, seni tilawatil qur’an, hifdzil qur’an, khat Al-qur’an, khitobah, seni kaligrafi, duet lagu religi, macapat islami, seni musik rebana, keterampilan komputer islami serta ercerita islami.

Baca Juga:  Dari Nol Jadi Mandiri, BUMDes Kusuma Jaya Ngadikusuman Kembangkan Enam Unit Usaha Produktif

Turut mendampingi para peserta, sebanyak 25 officer dan 16 pengurus KKG PAI akan bertugas selama penyelenggaraan lomba di Purbalingga.

Asisten Administrasi Umum Setda Wonosobo, dr. Mohammad Riyanto menyampaikan, bahwa Lomba MAPSI SD Jawa Tengah 2025 merupakan ajang penting untuk mengasah pengetahuan, keterampilan, dan sikap keislaman para siswa.

“Lomba MAPSI ini bukan sekadar kompetisi, melainkan wadah strategis untuk membekali generasi muda Muslim dengan pemahaman dan praktik agama yang benar, serta memperkuat keterampilan seni Islami,” ujar Riyanto saat melepas kontingen.

Ia juga menekankan pentingnya menjaga kesehatan dan etika selama perlombaan, serta menampilkan performa terbaik demi mengharumkan nama Kabupaten Wonosobo.

Perwakilan kontingen, Faturohman, menyatakan bahwa keikutsertaan dalam Lomba MAPSI SD Jawa Tengah 2025 bertujuan tidak hanya mengejar prestasi, tapi juga menanamkan nilai-nilai agama, seni Islami, dan kecerdasan spiritual di tengah tantangan globalisasi.

Baca Juga:  Batik Wonosobo Jaga dan Kembangkan Warisan Budaya Lokal

“Tujuan utama dari lomba ini adalah membekali peserta didik agar memiliki kecerdasan dan keterampilan, tanpa kehilangan jati diri sebagai bangsa yang beragama,” ungkap Faturohman.

Sebagai informasi, Kabupaten Wonosobo pernah meraih gelar juara umum pada MAPSI tingkat Provinsi Jawa Tengah tahun 2022. Dengan komposisi peserta terbaik dan persiapan matang, Pemkab Wonosobo optimistis dapat mengulang pencapaian tersebut di tahun ini.

Lomba MAPSI SD Jawa Tengah 2025 mengusung tema ‘Bersinergi Meraih Prestasi Menuju Indonesia Emas 2045’, yang sejalan dengan visi pembangunan sumber daya manusia unggul dalam bingkai religiusitas dan kebudayaan.

Ajang tahunan ini diharapkan mampu mencetak generasi yang beriman, bertakwa, berprestasi, dan cinta terhadap seni Islami, sekaligus memperkuat pendidikan karakter di lingkungan sekolah dasar.

Editor : A. Nandar

Follow WhatsApp Channel diengpost.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Prabowo Resmi Lantik Sudaryono Jadi Kepala BGN
Kado Budaya ke 18 Soroti Tantangan Kebudayaan dan Krisis Lingkungan
Kasad Sebut Lulusan Seskoad Angkatan Darat Harus Siap Hadapi Tantangan Masa Depan
Perkuat Sinergi Informasi TNI AD, Dispenad Gelar Silaturahmi Hangat Bersama Awak Media Massa
Viral Kesalahan Juri, MPR Minta Maaf Atas Insiden Penilaian LCC Empat Pilar 2026 Kalbar
Kemendikdasmen Beri Kepastian Nasib Guru Non-ASN hingga 2026
Cegah Pola Berulang Kasus Pencabulan Santriwati Pati, Satgas Khusus Pesantren Mendesak Dibentuk
Kasus Pencabulan Santriwati Pati: Polresta Pati Periksa Pengasuh Ponpes yang Jadi Tersangka

Berita Terkait

Rabu, 22 Juli 2026 - 21:23 WIB

Prabowo Resmi Lantik Sudaryono Jadi Kepala BGN

Senin, 22 Juni 2026 - 07:09 WIB

Kado Budaya ke 18 Soroti Tantangan Kebudayaan dan Krisis Lingkungan

Minggu, 14 Juni 2026 - 06:57 WIB

Kasad Sebut Lulusan Seskoad Angkatan Darat Harus Siap Hadapi Tantangan Masa Depan

Minggu, 31 Mei 2026 - 18:32 WIB

Perkuat Sinergi Informasi TNI AD, Dispenad Gelar Silaturahmi Hangat Bersama Awak Media Massa

Selasa, 12 Mei 2026 - 07:37 WIB

Viral Kesalahan Juri, MPR Minta Maaf Atas Insiden Penilaian LCC Empat Pilar 2026 Kalbar

Berita Terbaru

Sudaryono saat dilantik sebagai Kepala BGN di Istana Negara Jakarta.

Nasional

Prabowo Resmi Lantik Sudaryono Jadi Kepala BGN

Rabu, 22 Jul 2026 - 21:23 WIB