Sarasehan Santri Sehat dan Melek Hukum, NU Purworejo Bekali Santri Wawasan Kesehatan hingga Literasi Digital

- Penulis

Selasa, 14 Oktober 2025 - 10:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PURWOREJO – Dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional 2025, Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Purworejo menggelar sarasehan santri sehat dan melek hukum bertajuk Santri Sehat Melek Hukum untuk Indonesia Maju di Gedung PCNU Purworejo, Minggu (12/10/2025).

Acara ini diinisiasi oleh Lembaga Kesehatan NU (LKNU), Lembaga Penyuluhan dan Bantuan Hukum NU (LPBHNU), Rabithah Ma’ahid Islamiyah NU (RMINU), dan Lembaga Kemaslahatan Keluarga NU (LKKNU).

Kegiatan tersebut menghadirkan narasumber dari berbagai bidang untuk memberikan edukasi komprehensif kepada santri, mulai dari penanganan kegawatdaruratan medis hingga literasi hukum.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dokter Alma Hefa Alan, Sp.An bersama tenaga kesehatan Widiyantoro, S.ST., N.S. memaparkan pentingnya pengetahuan dasar penanganan kegawatdaruratan di lingkungan pesantren.

Menurut dr. Alma, santri diharapkan mampu melakukan pertolongan pertama pada kondisi darurat, dengan tetap memperhatikan prosedur keselamatan.

Baca Juga:  Grebek Jumat, Warga Talunombo Dapat Layanan Kesehatan Gratis Usai Sholat Jumat

Ahli gizi Khotimatul Munawaroh, S.Gz menekankan pentingnya edukasi sejak dini mengenai aktivitas fisik teratur, pola makan bergizi seimbang, dan waktu istirahat yang cukup untuk menjaga kesehatan santri.

Hal ini menjadi bagian dari konsep santri sehat yang diusung dalam sarasehan santri sehat dan melek hukum.

Pakar lingkungan Daniel Eko Ariyanto, S.T., M.Lingk menyoroti pengelolaan lingkungan dan sampah sebagai bagian dari gaya hidup sehat di pesantren.

Menurutnya, kesadaran lingkungan akan berkontribusi pada terciptanya suasana belajar yang nyaman dan berkelanjutan bagi santri.

Dalam sesi hukum, Dr. Hari Widiyanto, S.H., M.Si menyampaikan materi tentang perkawinan usia dini dan hukum keluarga, dengan tujuan membekali santri agar memahami konsekuensi hukum serta kesiapan fisik dan mental sebelum menikah.

Baca Juga:  Hari Santri Nasional 2025 di Purworejo: PCNU Gelar Istighosah dan Mujahadah Akbar

Sementara itu, Waluyo Sudarmaji, S.H.I., M.Si membawakan materi Literasi Hukum untuk Santri Bijak Bermedia Sosial, yang berisi panduan agar santri lebih berhati-hati dalam aktivitas daring dan terhindar dari pelanggaran UU ITE.

Edukasi ini menjadi bagian integral dari konsep sarasehan santri sehat dan melek hukum, mengingat risiko hukum digital kian tinggi di kalangan generasi muda.

Sebagai penutup, para peserta mengikuti sesi role play penanganan kegawatdaruratan yang melibatkan narasumber dan santri secara langsung. Simulasi ini bertujuan memastikan teori yang diberikan dapat diaplikasikan secara praktis di lingkungan pesantren.

Dengan digelarnya sarasehan santri sehat dan melek hukum, PCNU Purworejo berharap para santri mampu meningkatkan kesadaran kesehatan dan hukum, sekaligus berperan sebagai agen perubahan positif di masyarakat.

Penulis : Adi

Editor : A. Nandar

Follow WhatsApp Channel diengpost.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Perkuat Sinergi Informasi TNI AD, Dispenad Gelar Silaturahmi Hangat Bersama Awak Media Massa
Viral Kesalahan Juri, MPR Minta Maaf Atas Insiden Penilaian LCC Empat Pilar 2026 Kalbar
Kemendikdasmen Beri Kepastian Nasib Guru Non-ASN hingga 2026
Cegah Pola Berulang Kasus Pencabulan Santriwati Pati, Satgas Khusus Pesantren Mendesak Dibentuk
Kasus Pencabulan Santriwati Pati: Polresta Pati Periksa Pengasuh Ponpes yang Jadi Tersangka
KRI Bima Suci Tiba di Singapura: Kapal Latih TNI AL Perkuat Diplomasi Maritim
Fakta Baru Kekerasan Daycare Yogyakarta: Pengasuh Sebut Ada Perintah Atasan
Kasus Kekerasan Daycare Yogyakarta: Polisi Tetapkan 13 Tersangka Termasuk Pengelola

Berita Terkait

Minggu, 31 Mei 2026 - 18:32 WIB

Perkuat Sinergi Informasi TNI AD, Dispenad Gelar Silaturahmi Hangat Bersama Awak Media Massa

Selasa, 12 Mei 2026 - 07:37 WIB

Viral Kesalahan Juri, MPR Minta Maaf Atas Insiden Penilaian LCC Empat Pilar 2026 Kalbar

Jumat, 8 Mei 2026 - 11:16 WIB

Cegah Pola Berulang Kasus Pencabulan Santriwati Pati, Satgas Khusus Pesantren Mendesak Dibentuk

Rabu, 6 Mei 2026 - 07:23 WIB

Kasus Pencabulan Santriwati Pati: Polresta Pati Periksa Pengasuh Ponpes yang Jadi Tersangka

Sabtu, 2 Mei 2026 - 07:22 WIB

KRI Bima Suci Tiba di Singapura: Kapal Latih TNI AL Perkuat Diplomasi Maritim

Berita Terbaru