Sementara itu, Rumah Sakit Polri Kramat Jati sudah berhasil mengidentifikasi identitas para korban. Tim forensik bekerja cepat memeriksa 10 kantong jenazah yang tiba sejak Senin malam.
Kejadian maut ini melibatkan KRL Commuter Line dan Kereta Diesel jarak jauh. Dampak tabrakan tersebut memicu kepanikan luar biasa di sekitar area Stasiun Bekasi Timur saat malam hari.
Oleh sebab itu, banyak pihak menuntut evaluasi menyeluruh terhadap sistem persinyalan kereta api. Harapannya, otoritas transportasi dapat menjamin keamanan penumpang agar tragedi serupa tidak terulang kembali.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Di sisi lain, keluarga korban kecelakaan kereta Bekasi terus mendatangi rumah sakit. Mereka ingin memastikan kondisi kerabat yang masih menjalani perawatan intensif di ruang observasi.
Kemudian, pemerintah berjanji akan memberikan santunan kepada seluruh keluarga yang ditinggalkan. Langkah ini menjadi bentuk tanggung jawab atas insiden transportasi massal yang memilukan tersebut.
Editor : A. Nandar
Sumber Berita: ANTARA
Halaman : 1 2
















Tinggalkan Balasan