12 Sep 2026
instagram youtube tiktok linkedin pinterest

12 Sep 2026

Listrik Padam dan Air Belum Surut, Warga Langkat dan Aceh Tamiang Bertahan di Tengah Banjir

- Penulis

Rabu, 10 Desember 2025 - 19:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sekolah Kebangsaan Pemuda Indonesia (SKPI) bersama komunitas Jakarta Connection menyalurkan bantuan logistik pada Senin (8/12)

i

Sekolah Kebangsaan Pemuda Indonesia (SKPI) bersama komunitas Jakarta Connection menyalurkan bantuan logistik pada Senin (8/12)

SUMATRA – Sudah lebih dari dua pekan banjir besar merendam sebagian wilayah Langkat, Sumatera Utara, dan Kuala Simpang, Aceh Tamiang. Hingga awal pekan ini, genangan air di sejumlah desa belum juga surut. Listrik padam, akses jalan rusak, dan ribuan warga masih bertahan di pengungsian dengan kondisi serba terbatas.

Di sepanjang jalan antara Besitang dan Kuala Simpang, tampak warga, termasuk anak-anak, berdiri di tepi jalan menantikan bantuan. Bau lumpur bercampur sisa material bangunan yang ambruk memperlihatkan betapa hebat dampak bencana ini.

Baca Juga:  BNPB Awasi Dampak Erupsi Gunung Semeru, 300 Warga Mengungsi

Sejumlah lembaga dan komunitas telah turun langsung menyalurkan bantuan, termasuk SKPI dan Jakarta Connection. Namun, menurut laporan tim relawan, situasi di lapangan masih jauh dari normal.

“Banyak desa belum tersentuh bantuan karena terisolasi oleh rusaknya jembatan dan padamnya listrik. Warga bertahan dengan logistik seadanya,” kata Faisal Andri Mahrawa, pendiri SKPI.

Hal senada disampaikan Muhammad Iqbal dari Jakarta Connection. Ia menyebut penyaluran bantuan di Aceh Tamiang mengalami kendala karena akses dari Banda Aceh terputus.

Baca Juga:  Ketua PW IPNU Jateng Kecam Tayangan Trans7, Serukan Protes Santun

“Wilayah ini lebih mudah dijangkau dari Sumatera Utara, tapi tetap sulit karena beberapa ruas jalan terendam. Kondisinya sangat menyesakkan hati,” ujarnya.

Warga berharap bantuan terus mengalir, terutama kebutuhan dasar seperti air bersih, makanan siap saji, serta perlengkapan bayi dan lansia. Meski banjir mulai berangsur surut di beberapa titik, sebagian besar pengungsi masih belum bisa kembali ke rumah karena kondisi sanitasi dan lingkungan yang belum aman.

Penulis : A.L. Khakim

Editor : A. Nandar

Follow WhatsApp Channel diengpost.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Gus Kikin Terpilih Jadi Ketum PBNU 2026-2031, Ini Profil dan Jejak Perjuangannya di Nahdlatul Ulama
JATMAN Gelar Istighatsah dan Manaqib Kubro Sambut Muktamar NU ke-35
Katib Syuriyah PBNU Ajak Peserta Muktamar Jombang Jaga Kemandirian Organisasi
Cari Solusi Baru, Presiden Prabowo Dorong Terobosan Penanganan Karhutla
KPK OTT Rektor Unsoed Terkait Dugaan Pemerasan Penerimaan Mahasiswa FK
Pejabat Kampus Terjaring OTT ke-19, Rektor Unsoed Dibawa KPK
Presiden Prabowo Subianto Tinjau Lokasi Kebakaran Hutan di Kubu Raya Kalimantan
Prabowo Resmi Lantik Sudaryono Jadi Kepala BGN

Berita Terkait

Senin, 31 Agustus 2026 - 14:09 WIB

Gus Kikin Terpilih Jadi Ketum PBNU 2026-2031, Ini Profil dan Jejak Perjuangannya di Nahdlatul Ulama

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 11:55 WIB

JATMAN Gelar Istighatsah dan Manaqib Kubro Sambut Muktamar NU ke-35

Selasa, 25 Agustus 2026 - 07:37 WIB

Cari Solusi Baru, Presiden Prabowo Dorong Terobosan Penanganan Karhutla

Minggu, 23 Agustus 2026 - 17:53 WIB

KPK OTT Rektor Unsoed Terkait Dugaan Pemerasan Penerimaan Mahasiswa FK

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 22:12 WIB

Pejabat Kampus Terjaring OTT ke-19, Rektor Unsoed Dibawa KPK

Berita Terbaru