Muhammadiyah, sejak awal berdirinya, telah aktif dalam kebangkitan nasional dan pembangunan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Komitmen kebangsaannya berakar pada nilai-nilai keislaman yang mendorong terwujudnya ‘Baldatun Thayyibatun Wa Rabbun Ghafur’, yang berarti sebuah negeri yang indah, bersih, dan makmur di bawah perlindungan Tuhan Yang Maha Pengampun.
Dalam Muqaddimah Anggaran Dasar Muhammadiyah, kesejahteraan digambarkan sebagai masyarakat yang aman, damai, makmur, dan bahagia, yang hanya dapat terwujud di atas keadilan, kejujuran, persaudaraan, dan gotong royong, serta berpijak pada hukum Allah.
Sementara dalam Matan Keyakinan dan Cita-cita Hidup Muhammadiyah (MKCH), Islam diyakini sebagai agama yang menjamin kesejahteraan hidup secara material dan spiritual, duniawi dan ukhrawi.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Di antara enam belas langkah usaha Muhammadiyah, beberapa secara eksplisit menekankan aspek kesejahteraan, antara lain:
- Memberdayakan perempuan dalam pendidikan, kesehatan, ekonomi, dan kesejahteraan sosial.
- Memajukan perekonomian dan kewirausahaan ke arah perbaikan hidup yang berkualitas.
- Meningkatkan kualitas kesehatan, pertolongan kemanusiaan, dan kesejahteraan masyarakat.
- Mendayagunakan sumber daya alam dan lingkungan untuk kesejahteraan
Penulis : Adi
Editor : A. Nandar
Halaman : 1 2
















Tinggalkan Balasan