“Kami terus melakukan pemantauan intensif selama 24 jam. Masyarakat diimbau untuk tetap tenang namun tetap waspada, serta selalu mengikuti informasi resmi terkait aktivitas Gunung Merapi,” kata Agus.
Ia juga menegaskan agar masyarakat tidak terpengaruh informasi yang tidak dapat dipastikan kebenarannya, termasuk penyebaran hoaks di media sosial. Semua informasi aktivitas Gunung Merapi sebaiknya mengacu pada data resmi PVMBG dan instansi pemerintah daerah setempat.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Demikian informasi yang dapat kami sampaikan. Salam tangguh dan tetap waspada,” tutup Agus.
Gunung Merapi luncurkan awan panas secara periodik selama beberapa bulan terakhir, dan hingga kini statusnya masih dalam pengawasan normal Siaga. Aparat dan relawan kebencanaan di wilayah Sleman, Magelang, Klaten, serta Boyolali tetap bersiaga untuk memantau potensi bahaya sekunder seperti lahar hujan.
Penulis : Adi
Editor : A. Nandar
Halaman : 1 2
















Tinggalkan Balasan