Pemerintah Kaji Rencana Tambah Kuota PBI JKN Hingga 120 Juta Jiwa

- Penulis

Rabu, 22 April 2026 - 21:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Sosial, Saifullah Yusuf.

i

Menteri Sosial, Saifullah Yusuf.

JAKARTA, DiengPost.com – Kementerian Sosial saat ini tengah serius melakukan evaluasi mendalam agar pemerintah dapat kaji rencana tambah kuota peserta BPJS Kesehatan segmen PBI JKN.

Menteri Sosial Saifullah Yusuf menjelaskan bahwa pihaknya ingin menjangkau hingga 120 juta jiwa penduduk Indonesia yang layak menerima bantuan iuran kesehatan tersebut.

Gagasan ini muncul karena terdapat selisih antara kuota saat ini dengan data kemiskinan terbaru. Saat ini, kuota yang tersedia hanya mencakup 96,8 juta jiwa.

Padahal, data statistik menunjukkan ada sekitar 120 juta masyarakat masuk kategori layak bantu. Kelompok tersebut berada pada desil satu hingga empat dalam data nasional.

“Kami sedang menyiapkan skema tersebut meski pembahasan belum sepenuhnya komprehensif saat ini,” ujar Mensos Saifullah Yusuf saat memberikan keterangan pers di Jakarta.

Baca Juga:  10 Tahun Vakum, Kejurprov Road Race 2025 Hidupkan Kembali Dunia Balap Motor di Purworejo

Beliau menegaskan bahwa penambahan ini sangat penting guna memberikan perlindungan menyeluruh. Pemerintah ingin memastikan tidak ada warga miskin yang terlewat dari sistem jaminan.

Upaya Menekan Kesalahan Data Penerima

Selanjutnya, langkah pemerintah kaji rencana tambah kuota bertujuan meminimalisir risiko kesalahan eksklusi data. Kesalahan ini sering menyebabkan masyarakat berhak justru tidak mendapatkan perlindungan medis.

Editor : A. Nandar

Sumber Berita: ANTARA

Follow WhatsApp Channel diengpost.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Prabowo Resmi Lantik Sudaryono Jadi Kepala BGN
Kado Budaya ke 18 Soroti Tantangan Kebudayaan dan Krisis Lingkungan
Kasad Sebut Lulusan Seskoad Angkatan Darat Harus Siap Hadapi Tantangan Masa Depan
Perkuat Sinergi Informasi TNI AD, Dispenad Gelar Silaturahmi Hangat Bersama Awak Media Massa
Viral Kesalahan Juri, MPR Minta Maaf Atas Insiden Penilaian LCC Empat Pilar 2026 Kalbar
Kemendikdasmen Beri Kepastian Nasib Guru Non-ASN hingga 2026
Cegah Pola Berulang Kasus Pencabulan Santriwati Pati, Satgas Khusus Pesantren Mendesak Dibentuk
Kasus Pencabulan Santriwati Pati: Polresta Pati Periksa Pengasuh Ponpes yang Jadi Tersangka

Berita Terkait

Rabu, 22 Juli 2026 - 21:23 WIB

Prabowo Resmi Lantik Sudaryono Jadi Kepala BGN

Senin, 22 Juni 2026 - 07:09 WIB

Kado Budaya ke 18 Soroti Tantangan Kebudayaan dan Krisis Lingkungan

Minggu, 14 Juni 2026 - 06:57 WIB

Kasad Sebut Lulusan Seskoad Angkatan Darat Harus Siap Hadapi Tantangan Masa Depan

Minggu, 31 Mei 2026 - 18:32 WIB

Perkuat Sinergi Informasi TNI AD, Dispenad Gelar Silaturahmi Hangat Bersama Awak Media Massa

Selasa, 12 Mei 2026 - 07:37 WIB

Viral Kesalahan Juri, MPR Minta Maaf Atas Insiden Penilaian LCC Empat Pilar 2026 Kalbar

Berita Terbaru

Sudaryono saat dilantik sebagai Kepala BGN di Istana Negara Jakarta.

Nasional

Prabowo Resmi Lantik Sudaryono Jadi Kepala BGN

Rabu, 22 Jul 2026 - 21:23 WIB