Prabowo Tambah Dana Riset Jadi Rp12 Triliun, Fokus Swasembada dan Hilirisasi

- Penulis

Jumat, 16 Januari 2026 - 07:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi.

i

Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi.

JAKARTA, DiengPost.com — Presiden Prabowo Subianto mengumumkan penambahan dana riset nasional sebesar Rp4 triliun, sehingga total pagu anggaran riset untuk tahun 2026 mencapai Rp12 triliun.

Keputusan ini disampaikan langsung di hadapan 1.200 guru besar, dekan, dan rektor dari berbagai perguruan tinggi negeri dan swasta dalam pertemuan di Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (15/1/2026).

Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menjelaskan bahwa tambahan anggaran ini merupakan respons atas laporan bahwa dana riset sebelumnya hanya mencapai Rp8 triliun atau sekitar 0,34 persen dari APBN.

“Dalam forum tadi, Bapak Presiden langsung memutuskan untuk memberikan tambahan dana anggaran sebesar Rp4 triliun,” ujar Prasetyo dalam jumpa pers usai acara.

Presiden Prabowo juga meminta agar perguruan tinggi memprioritaskan riset-riset yang mendukung program strategis nasional, seperti swasembada pangan, swasembada energi, industrialisasi, dan hilirisasi.

Baca Juga:  Pertemuan Menteri Keuangan APEC 2025 Rumuskan Incheon Plan untuk Ekonomi Asia-Pasifik yang Berkelanjutan

“Tahun ini akan mulai dilakukan groundbreaking besar-besaran yang tentunya membutuhkan sumber daya manusia yang menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi,” kata Prasetyo.

Kebijakan penambahan dana riset ini akan mulai berlaku pada tahun anggaran 2026. Presiden berharap langkah ini dapat memperkuat kerja-kerja riset di kampus, termasuk kolaborasi dengan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN).

Penulis : Adi

Editor : A. Nandar

Sumber Berita: ANTARA

Follow WhatsApp Channel diengpost.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Perkuat Sinergi Informasi TNI AD, Dispenad Gelar Silaturahmi Hangat Bersama Awak Media Massa
Viral Kesalahan Juri, MPR Minta Maaf Atas Insiden Penilaian LCC Empat Pilar 2026 Kalbar
Kemendikdasmen Beri Kepastian Nasib Guru Non-ASN hingga 2026
Cegah Pola Berulang Kasus Pencabulan Santriwati Pati, Satgas Khusus Pesantren Mendesak Dibentuk
Kasus Pencabulan Santriwati Pati: Polresta Pati Periksa Pengasuh Ponpes yang Jadi Tersangka
KRI Bima Suci Tiba di Singapura: Kapal Latih TNI AL Perkuat Diplomasi Maritim
Fakta Baru Kekerasan Daycare Yogyakarta: Pengasuh Sebut Ada Perintah Atasan
Kasus Kekerasan Daycare Yogyakarta: Polisi Tetapkan 13 Tersangka Termasuk Pengelola

Berita Terkait

Minggu, 31 Mei 2026 - 18:32 WIB

Perkuat Sinergi Informasi TNI AD, Dispenad Gelar Silaturahmi Hangat Bersama Awak Media Massa

Selasa, 12 Mei 2026 - 07:37 WIB

Viral Kesalahan Juri, MPR Minta Maaf Atas Insiden Penilaian LCC Empat Pilar 2026 Kalbar

Jumat, 8 Mei 2026 - 11:16 WIB

Cegah Pola Berulang Kasus Pencabulan Santriwati Pati, Satgas Khusus Pesantren Mendesak Dibentuk

Rabu, 6 Mei 2026 - 07:23 WIB

Kasus Pencabulan Santriwati Pati: Polresta Pati Periksa Pengasuh Ponpes yang Jadi Tersangka

Sabtu, 2 Mei 2026 - 07:22 WIB

KRI Bima Suci Tiba di Singapura: Kapal Latih TNI AL Perkuat Diplomasi Maritim

Berita Terbaru