WONOSOBO – Seorang kakek hilang di Kalibawang, Wonosobo, Jawa Tengah, sejak Rabu (22/10/2025). Ia dilaporkan tak kembali ke rumah usai berpamitan untuk mengunjungi anaknya di wilayah Selomerto. Hingga Minggu (26/10/2025) sore, pencarian yang dilakukan tim gabungan belum membuahkan hasil.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Wonosobo Sumekto mengatakan, bahwa korban bernama Maryanto (75 tahun), warga Dusun Mirombo, Desa Kalialang, Kecamatan Kalibawang. Korban terakhir diketahui keluar rumah sekitar pukul 09.30 WIB dengan tujuan Dusun Petir, Desa Bumitirto, Kecamatan Selomerto.
“Namun hingga keesokan harinya, 23 Oktober, yang bersangkutan belum kembali. Setelah dicek ke rumah anaknya dan keluarga lain, ternyata tidak berkunjung ke sana,” ujar Sumekto saat dikonfirmasi, Minggu malam (26/10/2025).
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Setelah keluarga tak menemukan keberadaan korban, laporan disampaikan kepada pemerintah desa setempat. Pada 24–25 Oktober 2025, pencarian dilakukan secara swadaya oleh warga di sekitar kebun dan aliran sungai, namun hasilnya nihil.
BPBD kemudian mengoordinir operasi pencarian orang hilang di Kalibawang bersama unsur gabungan pada Minggu (26/10/2025). Tim dibagi menjadi empat Search and Rescue Unit (SRU) untuk menyisir area sekitar Desa Kalialang, namun hingga pukul 16.00 WIB korban belum ditemukan.
“Pencarian kita lakukan sejak tengah malam hingga sore hari. Lokasi berada di wilayah perbukitan dan perkebunan, cukup menyulitkan tim,” kata Sumekto.
Operasi pencarian kakek hilang di Kalibawang melibatkan berbagai unsur, di antaranya BPBD Wonosobo, Pemerintah Kecamatan Kalibawang, Koramil, Polsek Kalibawang, Pemdes Kalialang, serta puluhan relawan dan warga setempat.
Selain itu, organisasi relawan seperti Banser, RPB Kalibawang, RPB Kepil, RPB Kertek, RPB Soboalas, Kalikajar Rescue, Koreksi Wonosobo, Baguna Wonosobo, dan RAPI 07 Wonosobo juga turun membantu pencarian.
BPBD Wonosobo menjadwalkan pencarian dilanjutkan pada Senin (27/10/2025) mulai pukul 08.00 WIB. Evaluasi dari operasi sebelumnya akan digunakan untuk menentukan titik penyisiran berikutnya.
“Kami berharap tim bisa segera menemukan korban dalam keadaan selamat. Area pencarian akan diperluas dengan bantuan berbagai pihak,” tutur Sumekto.
Hingga kini, keluarga dan warga setempat masih terus menanti perkembangan terbaru pencarian kakek hilang di Kalibawang tersebut.
















Tinggalkan Balasan