Program Dolan Deso di Bener Tekan Angka Stunting, Camat Ajak Ibu Hamil Aktif Cegah Risiko Gizi Buruk

- Penulis

Jumat, 24 Oktober 2025 - 15:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Camat Bener Vivin Suryandari Feriyani memberikan makanan tinggi protein kepada ibu hamil.

i

Camat Bener Vivin Suryandari Feriyani memberikan makanan tinggi protein kepada ibu hamil.

PURWOREJO – Pemerintah Kecamatan Bener, Kabupaten Purworejo, meluncurkan program Dolan Deso Bener untuk tekan angka stunting yang masih tinggi di wilayahnya. Program ini menargetkan intervensi terhadap ibu hamil dengan risiko kekurangan gizi, terutama yang berpotensi melahirkan bayi stunting.

Program Dolan Deso resmi diperkenalkan di kawasan De Loano Glamping dan menjadi langkah konkret pemerintah kecamatan dalam menekan stunting melalui pendekatan lapangan.

Camat Bener, Vivin Suryandari Feriyani menyebutkan, bahwa pihaknya berupaya memperkuat sinergi dengan puskesmas dan kader kesehatan desa agar angka stunting di Bener terus menurun.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Berdasarkan data per 15 Desember 2025, tercatat sebanyak 656 balita mengalami stunting di Kecamatan Bener. Kami berupaya mencari strategi lain agar angka ini tidak bertambah, bahkan bisa berkurang secara signifikan,” ujar Vivin pada Kamis (23/10/2025).

Baca Juga:  Warga Wirun Geger, Ditemukan Jenazah Perempuan di Pinggir Jalan

Pendampingan untuk Ibu Hamil Risiko Gizi KurangDalam program Dolan Deso Bener tekan angka stunting ini, fokus utama diberikan pada pendampingan ibu hamil dengan Lingkar Lengan Atas (LILA) di bawah 23,5 cm—indikator risiko kekurangan energi kronis.

Melalui kerja sama lintas sektor, tim percepatan penurunan stunting memberikan pemeriksaan rutin, edukasi gizi, serta bantuan makanan tinggi protein kepada ibu hamil yang membutuhkan.

“Para ibu hamil diberi bantuan makanan bergizi agar kebutuhan nutrisinya tercukupi. Kader kesehatan desa akan terus memantau perkembangannya dari waktu ke waktu,” jelas Vivin.

Pendekatan berbasis data ini dinilai efektif karena mampu mengidentifikasi kelompok rawan sejak dini. Selain itu, evaluasi gizi secara berkala dilakukan untuk mengukur efektivitas bantuan terhadap pertumbuhan janin dan penurunan risiko stunting.

Selain intervensi medis dan gizi, program Dolan Deso Bener tekan angka stunting juga memunculkan partisipasi publik melalui gerakan ‘Orang Tua Asuh Cegah Stunting’. Inisiatif ini melibatkan masyarakat dan donatur lokal untuk membantu pemenuhan kebutuhan gizi empat ibu hamil berisiko di wilayah tersebut.

Baca Juga:  Angin Puting Beliung dan Hujan Es Rusak 47 Rumah di Empat Kecamatan Temanggung

Menurut Vivin, bantuan tersebut bersifat stimulan dan bukan pengganti utama kebutuhan gizi keluarga. Ia menegaskan pentingnya peran keluarga, terutama para suami, dalam memastikan kecukupan nutrisi selama masa kehamilan.

“Ini penggerak awal, bukan satu-satunya solusi. Kami berharap dunia usaha dan masyarakat luas mau bergandeng tangan. Gerakan ini dari kita, oleh kita, dan untuk kita, demi anak-anak yang sehat dan cerdas,” katanya.

Pemerintah Desa Bener mendapat apresiasi karena turut memfasilitasi pelaksanaan program Dolan Deso Bener tekan angka stunting dan membantu penghimpunan donasi masyarakat.

Penulis : A.L. Khakim

Editor : A. Nandar

Follow WhatsApp Channel diengpost.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Prabowo Resmi Lantik Sudaryono Jadi Kepala BGN
Kado Budaya ke 18 Soroti Tantangan Kebudayaan dan Krisis Lingkungan
Kasad Sebut Lulusan Seskoad Angkatan Darat Harus Siap Hadapi Tantangan Masa Depan
Perkuat Sinergi Informasi TNI AD, Dispenad Gelar Silaturahmi Hangat Bersama Awak Media Massa
Viral Kesalahan Juri, MPR Minta Maaf Atas Insiden Penilaian LCC Empat Pilar 2026 Kalbar
Kemendikdasmen Beri Kepastian Nasib Guru Non-ASN hingga 2026
Cegah Pola Berulang Kasus Pencabulan Santriwati Pati, Satgas Khusus Pesantren Mendesak Dibentuk
Kasus Pencabulan Santriwati Pati: Polresta Pati Periksa Pengasuh Ponpes yang Jadi Tersangka

Berita Terkait

Rabu, 22 Juli 2026 - 21:23 WIB

Prabowo Resmi Lantik Sudaryono Jadi Kepala BGN

Senin, 22 Juni 2026 - 07:09 WIB

Kado Budaya ke 18 Soroti Tantangan Kebudayaan dan Krisis Lingkungan

Minggu, 14 Juni 2026 - 06:57 WIB

Kasad Sebut Lulusan Seskoad Angkatan Darat Harus Siap Hadapi Tantangan Masa Depan

Minggu, 31 Mei 2026 - 18:32 WIB

Perkuat Sinergi Informasi TNI AD, Dispenad Gelar Silaturahmi Hangat Bersama Awak Media Massa

Selasa, 12 Mei 2026 - 07:37 WIB

Viral Kesalahan Juri, MPR Minta Maaf Atas Insiden Penilaian LCC Empat Pilar 2026 Kalbar

Berita Terbaru

Sudaryono saat dilantik sebagai Kepala BGN di Istana Negara Jakarta.

Nasional

Prabowo Resmi Lantik Sudaryono Jadi Kepala BGN

Rabu, 22 Jul 2026 - 21:23 WIB