Mentan Apresiasi Pedagang Patuh HET, Harga Pangan Terkendali

- Penulis

Kamis, 1 Januari 2026 - 21:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kementan pastikan pasokan pangan aman dan harga stabil di awal 2026. Mentan Amran apresiasi pedagang patuh HET, stok beras capai 3,39 juta ton.(ANTARA)

i

Kementan pastikan pasokan pangan aman dan harga stabil di awal 2026. Mentan Amran apresiasi pedagang patuh HET, stok beras capai 3,39 juta ton.(ANTARA)

JAKARTA — Menyambut tahun 2026, Kementerian Pertanian memastikan bahwa pasokan pangan nasional dalam kondisi aman dan harga relatif stabil. Hal ini ditopang oleh produksi dalam negeri yang mencukupi, distribusi yang lancar, serta pengawasan pasar yang dilakukan secara intensif di seluruh wilayah Indonesia.

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menyampaikan apresiasi kepada para pedagang yang telah menjual komoditas pangan sesuai atau bahkan di bawah harga eceran tertinggi (HET). Menurutnya, kepatuhan tersebut berkontribusi besar dalam menjaga stabilitas harga dan melindungi daya beli masyarakat.

Baca Juga:  Ular Python Sepanjang 3 Meter Dievakuasi Damkar Temanggung dari Pemukiman Warga

“Kepada saudara-saudara yang sudah menjual komoditas pangan di bawah HET, kami ucapkan terima kasih,” ujar Mentan dalam keterangan resminya di Jakarta, Kamis (1/1/2026).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Namun demikian, Amran menegaskan bahwa pemerintah tidak akan segan mengambil tindakan tegas terhadap pihak-pihak yang melanggar aturan di sektor pangan. Ia menekankan bahwa dengan kondisi stok yang mencukupi, tidak ada alasan bagi harga pangan pokok strategis seperti beras, minyak goreng, dan gula konsumsi untuk mengalami kenaikan.

Per akhir Desember 2025, stok cadangan beras pemerintah (CBP) yang dikelola Perum Bulog tercatat mencapai 3,39 juta ton.

Baca Juga:  Pergerakan Tanah di Lamuk Kembali Aktif, Jalan Penghubung Kaliwiro Nyaris Putus

“Saat ini beras dan minyak goreng tidak ada alasan untuk naik karena produksinya banyak. Hal yang sama juga berlaku untuk gula putih, di mana produksi dalam negeri terus meningkat,” jelas Amran.

Pemerintah juga terus melakukan pemantauan intensif dan turun langsung ke lapangan untuk memastikan stabilitas pasokan dan harga tetap terjaga. “Mudah-mudahan semua berjalan sesuai harapan dan tidak ada gangguan dalam beberapa hari ke depan,” tambahnya.

Editor : A. Nandar

Sumber Berita: ANTARA

Follow WhatsApp Channel diengpost.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Prabowo Resmi Lantik Sudaryono Jadi Kepala BGN
Kado Budaya ke 18 Soroti Tantangan Kebudayaan dan Krisis Lingkungan
Kasad Sebut Lulusan Seskoad Angkatan Darat Harus Siap Hadapi Tantangan Masa Depan
Perkuat Sinergi Informasi TNI AD, Dispenad Gelar Silaturahmi Hangat Bersama Awak Media Massa
Viral Kesalahan Juri, MPR Minta Maaf Atas Insiden Penilaian LCC Empat Pilar 2026 Kalbar
Kemendikdasmen Beri Kepastian Nasib Guru Non-ASN hingga 2026
Cegah Pola Berulang Kasus Pencabulan Santriwati Pati, Satgas Khusus Pesantren Mendesak Dibentuk
Kasus Pencabulan Santriwati Pati: Polresta Pati Periksa Pengasuh Ponpes yang Jadi Tersangka

Berita Terkait

Rabu, 22 Juli 2026 - 21:23 WIB

Prabowo Resmi Lantik Sudaryono Jadi Kepala BGN

Senin, 22 Juni 2026 - 07:09 WIB

Kado Budaya ke 18 Soroti Tantangan Kebudayaan dan Krisis Lingkungan

Minggu, 14 Juni 2026 - 06:57 WIB

Kasad Sebut Lulusan Seskoad Angkatan Darat Harus Siap Hadapi Tantangan Masa Depan

Minggu, 31 Mei 2026 - 18:32 WIB

Perkuat Sinergi Informasi TNI AD, Dispenad Gelar Silaturahmi Hangat Bersama Awak Media Massa

Selasa, 12 Mei 2026 - 07:37 WIB

Viral Kesalahan Juri, MPR Minta Maaf Atas Insiden Penilaian LCC Empat Pilar 2026 Kalbar

Berita Terbaru

Sudaryono saat dilantik sebagai Kepala BGN di Istana Negara Jakarta.

Nasional

Prabowo Resmi Lantik Sudaryono Jadi Kepala BGN

Rabu, 22 Jul 2026 - 21:23 WIB