Bahan alami ini dinilai mampu mencegah penyebaran api secara cepat. Kandungannya bekerja memisahkan unsur pembakaran pada tahap awal titik api.
Pangdam II/Sriwijaya Mayjen TNI Ujang Darwis turut menguatkan temuan tersebut. Menurutnya, inovasi ini telah dipaparkan langsung kepada pihak BNPB.
Meski kapasitas produksi masih terbatas, racikan ini dinilai sangat efektif. Potensi pengembangannya cukup besar untuk dikembangkan dalam skala luas.
Presiden Prabowo menyambut baik terobosan penanganan karhutla berbahan singkong tersebut. Beliau meminta uji coba produksi skala besar segera diajukan.
“Menarik sekali. Bahan bakunya dari ubi, dari singkong. Coba diproduksi dalam skala besar. Ajukan biaya untuk produksinya. Kita usahakan semua upaya. Berarti yang kita waterbomb bukan waterbomb, ubi bombing. Ubi bombing,” ucap Presiden.
Selain itu, Presiden meminta Panglima TNI menguji kemampuan Tim Alpha. Langkah ini dilakukan guna memaksimalkan seluruh upaya penanganan di lapangan.
Penulis : A. Nandar
Editor : A. Nandar
Halaman : 1 2
















Tinggalkan Balasan