12 Sep 2026
instagram youtube tiktok linkedin pinterest

12 Sep 2026

Bendung Pante Lhong Rusak Pascabencana, Kementerian PU Siapkan Rehabilitasi Rp79 Miliar

- Penulis

Jumat, 2 Januari 2026 - 11:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kementerian Pekerjaan Umum (PU) mengidentifikasi kondisi Bendung dan Jaringan Irigasi Daerah Irigasi (D.I.) Pante Lhong di Kabupaten Bireuen, Provinsi Aceh pasca bencana Sumatera. (ANTARA)

i

Kementerian Pekerjaan Umum (PU) mengidentifikasi kondisi Bendung dan Jaringan Irigasi Daerah Irigasi (D.I.) Pante Lhong di Kabupaten Bireuen, Provinsi Aceh pasca bencana Sumatera. (ANTARA)

ACEH – Kementerian Pekerjaan Umum (PU) mengidentifikasi kerusakan serius pada Bendung dan Jaringan Irigasi Daerah Irigasi (D.I.) Pante Lhong di Kabupaten Bireuen, Aceh, pascabencana banjir dan limpasan air yang melanda wilayah Sumatera.

Menteri PU Dody Hanggodo menyatakan bahwa kondisi sungai yang melebar secara signifikan membuat bendung tidak dapat berfungsi optimal.

“Untuk D.I. ini harus diidentifikasi dan dibuatkan desain penanganan dulu supaya bendung ini dapat tetap dimanfaatkan,” ujarnya dalam keterangan resmi, Jumat (2/1/2026).

Bendung Pante Lhong merupakan sumber utama air irigasi bagi 6.562 hektare sawah. Namun, hasil peninjauan awal menunjukkan adanya endapan sedimen pada bangunan pengambil air dan apron mercu, serta kerusakan tanggul kanan di bagian hulu. Endapan juga ditemukan pada penyaring sampah, kantong lumpur, dan saluran pembilas.

Baca Juga:  Onde-Onde : Cita Rasa Tradisi dalam Balutan Wijen

Kondisi diperparah oleh limpasan air yang menyebabkan putusnya tanggul sungai di hulu dan berdampak langsung pada tubuh bendung. Selain itu, jaringan irigasi dan area persawahan juga mengalami kerusakan signifikan. Sekitar 1.282 hektare sawah terdampak akibat keruntuhan saluran tertutup, hilangnya tanggul, dan sedimentasi di saluran sekunder.

Baca Juga:  Purworejo Borong Juara Kejuaraan Marching Band Piala Raja HB X 2025, Tiga SMP Sabet Puluhan Piala

Untuk memulihkan fungsi irigasi, Kementerian PU merencanakan rehabilitasi menyeluruh, termasuk pembangunan kembali tanggul, normalisasi saluran dan penyaring sampah, serta perbaikan lahan pertanian terdampak. Proses ini akan melibatkan program padat karya guna mempercepat pemulihan dan memberdayakan masyarakat lokal.

Total kebutuhan anggaran untuk penanganan infrastruktur irigasi dan area persawahan D.I. Pante Lhong diperkirakan mencapai Rp79 miliar. Identifikasi dan desain teknis akan ditangani oleh Direktorat Bina Teknik Direktorat Jenderal Sumber Daya Air.

Editor : A. Nandar

Sumber Berita: ANTARA

Follow WhatsApp Channel diengpost.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Gus Kikin Terpilih Jadi Ketum PBNU 2026-2031, Ini Profil dan Jejak Perjuangannya di Nahdlatul Ulama
JATMAN Gelar Istighatsah dan Manaqib Kubro Sambut Muktamar NU ke-35
Katib Syuriyah PBNU Ajak Peserta Muktamar Jombang Jaga Kemandirian Organisasi
Cari Solusi Baru, Presiden Prabowo Dorong Terobosan Penanganan Karhutla
KPK OTT Rektor Unsoed Terkait Dugaan Pemerasan Penerimaan Mahasiswa FK
Pejabat Kampus Terjaring OTT ke-19, Rektor Unsoed Dibawa KPK
Presiden Prabowo Subianto Tinjau Lokasi Kebakaran Hutan di Kubu Raya Kalimantan
Prabowo Resmi Lantik Sudaryono Jadi Kepala BGN

Berita Terkait

Senin, 31 Agustus 2026 - 14:09 WIB

Gus Kikin Terpilih Jadi Ketum PBNU 2026-2031, Ini Profil dan Jejak Perjuangannya di Nahdlatul Ulama

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 11:55 WIB

JATMAN Gelar Istighatsah dan Manaqib Kubro Sambut Muktamar NU ke-35

Selasa, 25 Agustus 2026 - 07:37 WIB

Cari Solusi Baru, Presiden Prabowo Dorong Terobosan Penanganan Karhutla

Minggu, 23 Agustus 2026 - 17:53 WIB

KPK OTT Rektor Unsoed Terkait Dugaan Pemerasan Penerimaan Mahasiswa FK

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 22:12 WIB

Pejabat Kampus Terjaring OTT ke-19, Rektor Unsoed Dibawa KPK

Berita Terbaru