Komisi Informasi Jateng Apresiasi Wonosobo atas Peningkatan Keterbukaan Informasi Publik 2025

- Penulis

Sabtu, 25 Oktober 2025 - 16:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Komisi Informasi (KI) Provinsi Jawa Tengah menggelar Uji Visitasi dan Verifikasi Badan Publik Tahun 2025 di Kabupaten Wonosobo.

i

Komisi Informasi (KI) Provinsi Jawa Tengah menggelar Uji Visitasi dan Verifikasi Badan Publik Tahun 2025 di Kabupaten Wonosobo.

WONOSOBO – Komisi Informasi (KI) Provinsi Jawa Tengah menggelar Uji Visitasi dan Verifikasi Badan Publik Tahun 2025 di Kabupaten Wonosobo, Kamis (23/10/2025). Kegiatan di Pendopo Kabupaten ini merupakan bagian dari Monitoring dan Evaluasi (Monev) Keterbukaan Informasi Publik Tahap III 2025, guna menilai dan memperkuat praktik keterbukaan informasi publik di daerah.

Kegiatan ini menjadi bagian penting dalam memperkuat pelaksanaan keterbukaan informasi publik 2025, khususnya di tingkat pemerintah daerah.

Komisioner Komisi Informasi Jawa Tengah, Asrofi, menyebut Kabupaten Wonosobo menunjukkan peningkatan signifikan dalam pengelolaan keterbukaan informasi publik 2025. Ia menilai, kemajuan terlihat dari performa website Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID), pengisian Self Assessment Questionnaire (SAQ), hingga uji kompetensi PPID.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Ada peningkatan yang cukup baik dari tahun sebelumnya. PR yang dulu kami sampaikan, seperti publikasi penggunaan dana desa, kini sudah direalisasikan. Ke depan, kami berharap agar data yang disajikan bisa lebih detail lagi,” ujar Asrofi.

Menurutnya, keterbukaan data menjadi kunci utama untuk memastikan akses publik terhadap informasi non-rahasia tetap terjamin dan berimbang.

“Kalau semua informasi sudah tersedia di laman web, masyarakat bisa langsung mengakses tanpa harus meminta ulang. Dengan begitu PPID bisa lebih fokus melayani masyarakat,” tambahnya.

Baca Juga:  10 Spot Foto Terindah dan Instagramable di Dieng Plateau

Asisten Administrasi Umum Sekretariat Daerah Wonosobo, dr. Mohammad Riyanto, menyampaikan apresiasi terhadap hasil positif tersebut. Ia menilai capaian itu merupakan hasil kerja kolaboratif lintas sektor di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Wonosobo.

“Kami bangga dengan capaian ini karena hasil kerja bersama seluruh perangkat daerah. Terima kasih kepada Komisi Informasi Jawa Tengah atas pendampingannya,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa rekomendasi hasil visitasi akan menjadi pijakan penting untuk memperbaiki kualitas layanan keterbukaan informasi publik 2025 di tingkat OPD hingga desa. Langkah ini juga bertujuan agar akses masyarakat terhadap data publik semakin mudah dan transparan.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfosandi) Wonosobo, Khristina Dhewi, yang juga menjabat sebagai PPID Utama, menegaskan Pemkab terus memperluas edukasi masyarakat mengenai hak atas informasi publik 2025. Salah satu langkah konkret adalah lewat portal Satu Data Wonosobo yang menyediakan akses terbuka terhadap berbagai data sektoral.

“Kami akan terus memberikan edukasi kepada masyarakat agar lebih paham bahwa informasi publik kini bisa diakses dengan mudah. Tidak perlu datang ke dinas, cukup melalui portal Satu Data Wonosobo,” kata Khristina.

Baca Juga:  Hujan Deras Picu Belasan Titik Tanah Longsor di Watumalang Wonosobo, Rusak Rumah dan Tutup Jalan

Menurutnya, kesadaran masyarakat terhadap hak atas informasi masih perlu diperkuat. Karena itu, Pemkab Wonosobo juga aktif melakukan sosialisasi dan literasi tentang mana informasi yang terbuka dan mana yang dikecualikan sesuai dengan regulasi.

“Tantangan kami adalah membuat masyarakat semakin sadar bahwa akses informasi publik di Wonosobo sangat mudah dan terbuka. Namun kami juga harus menjelaskan batasan informasi yang bersifat dikecualikan agar tidak terjadi salah persepsi,” jelasnya.

Lebih lanjut, Khristina menegaskan tujuan utama pelaksanaan Monev Keterbukaan Informasi Publik bukan sekadar mengejar peringkat, melainkan meningkatkan standar pelayanan publik.

“Bagi kami, yang utama adalah bagaimana Pemkab Wonosobo benar-benar hadir dalam memberikan hak informasi kepada masyarakat. Masyarakat berhak tahu, dan tugas kami memastikan mereka mendapat informasi yang benar,” ujarnya.

Melalui kegiatan uji visitasi dan verifikasi ini, Komisi Informasi Jawa Tengah berharap agar Pemkab Wonosobo terus memperkuat praktik keterbukaan data dan meningkatkan kepercayaan publik terhadap penyelenggaraan pemerintahan daerah. Upaya data transparency diharapkan berdampak langsung pada pelayanan publik yang lebih efektif, partisipatif, dan akuntabel.

Editor : A. Nandar

Follow WhatsApp Channel diengpost.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Prabowo Resmi Lantik Sudaryono Jadi Kepala BGN
Kado Budaya ke 18 Soroti Tantangan Kebudayaan dan Krisis Lingkungan
Kasad Sebut Lulusan Seskoad Angkatan Darat Harus Siap Hadapi Tantangan Masa Depan
Perkuat Sinergi Informasi TNI AD, Dispenad Gelar Silaturahmi Hangat Bersama Awak Media Massa
Viral Kesalahan Juri, MPR Minta Maaf Atas Insiden Penilaian LCC Empat Pilar 2026 Kalbar
Kemendikdasmen Beri Kepastian Nasib Guru Non-ASN hingga 2026
Cegah Pola Berulang Kasus Pencabulan Santriwati Pati, Satgas Khusus Pesantren Mendesak Dibentuk
Kasus Pencabulan Santriwati Pati: Polresta Pati Periksa Pengasuh Ponpes yang Jadi Tersangka

Berita Terkait

Rabu, 22 Juli 2026 - 21:23 WIB

Prabowo Resmi Lantik Sudaryono Jadi Kepala BGN

Senin, 22 Juni 2026 - 07:09 WIB

Kado Budaya ke 18 Soroti Tantangan Kebudayaan dan Krisis Lingkungan

Minggu, 14 Juni 2026 - 06:57 WIB

Kasad Sebut Lulusan Seskoad Angkatan Darat Harus Siap Hadapi Tantangan Masa Depan

Minggu, 31 Mei 2026 - 18:32 WIB

Perkuat Sinergi Informasi TNI AD, Dispenad Gelar Silaturahmi Hangat Bersama Awak Media Massa

Selasa, 12 Mei 2026 - 07:37 WIB

Viral Kesalahan Juri, MPR Minta Maaf Atas Insiden Penilaian LCC Empat Pilar 2026 Kalbar

Berita Terbaru

Sudaryono saat dilantik sebagai Kepala BGN di Istana Negara Jakarta.

Nasional

Prabowo Resmi Lantik Sudaryono Jadi Kepala BGN

Rabu, 22 Jul 2026 - 21:23 WIB