Jangan Tergiur Diskon Besar, Google Bagikan Tiga Kiat Cegah Penipuan Saat Berbelanja Daring

- Penulis

Minggu, 12 Oktober 2025 - 14:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

WONOSOBO – Jelang musim diskon akhir tahun seperti promo 10.10 dan 11.11, Google mengingatkan masyarakat untuk lebih waspada terhadap penipuan saat berbelanja daring. Dalam siaran pers, Google membagikan tiga kiat penting guna membantu pengguna menghindari berbagai modus kejahatan digital yang kian marak.

Menurut laporan We Are Social 2025, sebanyak 73 persen transaksi e-commerce di Indonesia dilakukan melalui perangkat mobile. Tingginya penetrasi digital ini mencerminkan perubahan perilaku konsumen yang semakin mengandalkan platform daring untuk berbelanja.

Namun, kondisi tersebut juga meningkatkan potensi terjadinya penipuan saat berbelanja daring.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Modus penipuan yang paling umum saat ini adalah penipu yang menyamar sebagai layanan pelanggan. Mereka biasanya menggunakan nomor palsu yang terlihat meyakinkan dan mengaku sebagai perwakilan bank, marketplace, atau merek populer.

Pelaku kemudian mencoba meminta data pribadi seperti kata sandi atau kode OTP, dan bahkan meminta akses jarak jauh ke perangkat korban.

Google menekankan pentingnya tidak memberikan informasi sensitif kepada pihak yang tidak dapat diverifikasi. Langkah paling aman jika menemui situasi mencurigakan adalah langsung menghubungi layanan resmi melalui kanal resmi yang terverifikasi.

Baca Juga:  Upgrade atau Ganti Gadget? Ini Panduan Bijak Sebelum Ambil Keputusan

Selain itu, bentuk penipuan saat berbelanja daring lainnya adalah melalui iklan berbahaya atau malvertising. Iklan ini sering muncul dengan tampilan menarik dan mengarahkan pengguna ke situs yang mengandung malware.

Untuk menghindari hal ini, pengguna disarankan hanya mengakses iklan dari situs resmi, tidak mengabaikan peringatan keamanan dari peramban, serta mengaktifkan fitur keamanan tambahan seperti HTTPS-first mode atau menggunakan ad blocker.

Modus lainnya yang juga perlu diwaspadai adalah pesan singkat yang menginformasikan bahwa paket tertahan atau ada tagihan belum dibayar.

Biasanya, pesan ini disertai tautan yang dapat mengarahkan pengguna ke situs palsu. Cara paling aman adalah dengan memeriksa langsung melalui aplikasi resmi jasa ekspedisi tanpa mengklik tautan yang dikirimkan secara acak.

Google juga menyampaikan bahwa situs palsu yang menawarkan promo tidak masuk akal kerap digunakan penipu untuk menarik korban. Tampilan situs biasanya dibuat sangat mirip dengan situs asli untuk mengecoh pengguna.

Oleh karena itu, penting untuk memeriksa alamat situs secara teliti dan mencari ulasan dari pengguna lain sebelum melakukan pembayaran.

Dari sisi keamanan akun, Google menyarankan pengguna untuk menggunakan kata sandi yang kuat dan unik untuk setiap akun, serta tidak menggunakan satu sandi untuk berbagai platform.

Baca Juga:  Apakah Anak Perlu Dikenalkan dengan Teknologi Sejak Dini? Ini Kata Ahli

Penggunaan password manager direkomendasikan untuk menyimpan sandi dengan aman. Selain itu, pengguna juga diimbau mengaktifkan verifikasi dua langkah atau 2-Step Verification untuk menambah perlindungan pada akun mereka.

Google turut menyarankan penggunaan fitur Security Checkup yang dapat membantu mendeteksi aktivitas mencurigakan dan memberikan rekomendasi keamanan yang disesuaikan dengan kebiasaan pengguna.

Penipu juga kerap memanfaatkan kampanye belanja besar seperti 10.10, 11.11, dan 12.12 dengan menawarkan harga yang terlalu murah. Jika harga terlihat tidak wajar, pengguna disarankan untuk membandingkan harga di beberapa toko, membaca ulasan pembeli, dan menghindari pembayaran langsung ke rekening pribadi. Platform e-commerce tepercaya yang menyediakan sistem proteksi pembeli menjadi pilihan yang lebih aman.

“Melalui berbagai pembaruan fitur dan layanan, Google terus berupaya menciptakan ekosistem digital yang aman dan nyaman, termasuk dalam berbelanja online. Namun, penting bagi kita untuk terus waspada dan membekali diri dengan kebiasaan belanja yang aman,” tulis Google dalam pernyataannya.

Follow WhatsApp Channel diengpost.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Inul Daratista Sebut Dangdut Makin Universal, Bisa Masuk ke Berbagai Genre Musik
Vidi Aldiano Meninggal Dunia, Dunia Musik Indonesia Berduka
Libur Nasional 2026 Resmi Ditetapkan, Ini Daftar Lengkapnya
Harga Emas Galeri 24 dan UBS Kompak Turun, Cek Daftar Terbarunya
Oppo Luncurkan Reno15 Series di Indonesia, Usung Fitur AI Popout dan Slow-Mo
Intip 8 Rutinitas Malam yang Diam-diam Bikin Jantung Lebih Sehat
Hari Ibu 2025, Waspada 5 Penyakit Mematikan yang Sering Serang Perempuan
Gaya Hidup Sehat dan Harmonis di Dataran Tinggi Dieng: Menemukan Keseimbangan di Tengah Alam

Berita Terkait

Sabtu, 20 Juni 2026 - 04:24 WIB

Inul Daratista Sebut Dangdut Makin Universal, Bisa Masuk ke Berbagai Genre Musik

Sabtu, 7 Maret 2026 - 19:29 WIB

Vidi Aldiano Meninggal Dunia, Dunia Musik Indonesia Berduka

Selasa, 20 Januari 2026 - 09:39 WIB

Libur Nasional 2026 Resmi Ditetapkan, Ini Daftar Lengkapnya

Senin, 19 Januari 2026 - 20:16 WIB

Harga Emas Galeri 24 dan UBS Kompak Turun, Cek Daftar Terbarunya

Jumat, 16 Januari 2026 - 17:30 WIB

Oppo Luncurkan Reno15 Series di Indonesia, Usung Fitur AI Popout dan Slow-Mo

Berita Terbaru

Sudaryono saat dilantik sebagai Kepala BGN di Istana Negara Jakarta.

Nasional

Prabowo Resmi Lantik Sudaryono Jadi Kepala BGN

Rabu, 22 Jul 2026 - 21:23 WIB